Wapres RI Langsung Respon Permintaan Wako Pariaman Terkait Pasar Basah

Selasa, 06 Apr 2021 | 18:24:56 WIB, Dilihat 1028 Kali

Oleh ari

Wapres RI Langsung Respon Permintaan Wako Pariaman Terkait Pasar Basah

Sitinjausumbar.com --- Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin langsung menanggapi permintaan Walikota Pariaman agar Kementerian Perdagangan dan Kementerian PUPR agar merespon permintaan Walikota Pariaman Genius Umar.

“Saya meminta kepada Kementerian Perdagangan dan Kementerian PUPR, himbauan serta permintaan dari Walikota Pariaman Genius Umar agar diperhatikan dan disrespon,” ungkap Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin, Selasa (6/4/2021), saat meresmikan Pasar Rakyat Pariaman.

Menurut Wapres Ma’aruf Amin, ini menjadi komitmen kita pemerintah pusat. Namun itu hanya menunggu waktu yang harus disesuaikan. Mudah-mudahan apa yang disampaikan Walikota Pariaman untuk Kota Pariaman, sudah menjadi catatan dan perhatian dari pemerintah pusat. Insyaallah apabila Allah menghendakinya itu pasti akan terjadi.

Sebelumnya, dalam sambutannya Walikota Pariaman Genius Umar meminta kepada Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin agar Kementerian Perdagangan dan Kementerian PUPR mengusulkan dan menurunkan anggaran untuk pembangunan pasar basah yang berada di depan Pasar Rakyat Pariaman.

“Pasar Pariaman ini adalah pasar yang dibangun  tahun 1980-an. Karena gempa bumi pada tahun 2019 belum pernah diperbaiki. Dengan kondisi pasar yang tidak kondusif ini dan keterbatasan kemampuan keuangan daerah, kami mengusulkan kepada Presiden RI Jokowi untuk membantu pembangunan pasar ini. Dan alhamdulilah, pasar ini pada akhir tahun 2019 dengan dana yang hampir Rp 100 Milyar  dapat terselesaikan.

Genius menyampaikan Pasar Rakyat Pariaman ini telah dibangun dengan megah, tetapi masih ada kekurangan yaitu pasar basahnya.

“Didepan kami ini masih ada tanah pemerintah daerah dan kami mengusulkan kepada Kementerian Perdagangan untuk membangun juga pasar basah sehingga pasar yang bagus sekarang ini dilengkapi dengan pasar yang basah sehingga kebersihan dan juga pelayanan terhadap publik bisa lebih meningkat”, sebutnya.

Selain itu, Genius Umar juga menyampaikan bahwa Kota Pariaman pintu gerbang masuknya Islam di Sumatera Barat. Sejak tahun 2019 kami telah membangun masjid terapung. Namun karena kondisi Covid-19 ini, pembangunan masjid terapung terhenti.

“Karena itu, kami sebagai juga meminta kepada Wapres RI, mudah-mudahan melalui Kementerian PUPR bisa ditambahkan anggaran untuk membangun masjid ini,” ulasnya.

Genius menambahkan bahwa dahulunya, Kota Pariaman adalah kota pelabuhan, namun sampai saat ini kami belum memiliki pelabuhan.

“Pemerintah Kota Pariaman telah membangun perencanaan pelabuhan dan kami juga meminta kepada Wapres RI agar bisa membangun pelabuhan di Kota Pariaman ini sehingga rute Pariaman-Mentawai bisa langsung karena selama ini melalui Padang,” katanya.

“Semoga dengan kedatangan Wapres RI ini bisa menjadi semangat untuk melakukan percepatan pembangunan di Kota Pariaman ini”, pungkasnya. (rika/02).