Kemenag Susun Modul Diklatpim Untuk Redesain Model Pembinaan Kemahasiswaan

Minggu, 08 Nov 2020 | 10:21:29 WIB, Dilihat 1209 Kali

Oleh ari

Kemenag Susun Modul Diklatpim Untuk Redesain Model Pembinaan Kemahasiswaan

Baca Juga : Diskusi RUU Cipta Kerja, Ansor Sumbar Undang Anggota Panja DPR RI dan Pakar Hukum


Sitinjausumbar.com—Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Ditjen Pendidikan Islam melakukan tata ulang (redesain) pengembangan dan pembinaan kemahasiswaan. Salah satunya penyusunan Modul Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa (Diklatpim).

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Prof. Dr. Muhammad Ali Ramdhani mengatakan model kepemimpinan telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad Saw dengan sifatnya Fathonah, Amanah, Siddiq dan Tabligh (FAST), pada Pertemuan Penyusunan Modul Diklatpim, Kamis-Jumat (5-6 November 2020) di Jakarta.

Seorang pemimpin termasuk pimpinan mahasiswa, lanjut Ramdhani harus cerdas menggunakan daya pikirnya termasuk mengatasi masalah-masalah kehidupan. “Makna fathonah juga bisa diperluas dengan kemampuan mengantisipasi dan meprediksi masa depan (futuristic)”, katanya.

Guru Besar UIN Sunan Gunungjati Bandung ini menekankan pentinya kapasitas amanaah bagi seorang pemimpin, yaitu dapat menjalankan mandat organisasi dengan baik dan benar. “Sifat siddiq juga harus dimiliki oleh seorang pemimpin agar memeiliki kepercayaan (trust) yang kuat di mata pengikutnya”, kata Dhani.

Sementara sifat tabligh juga sangat diperlukan bagi para pemimpin yaitu kapasitas berkomunikasi dan berkoordinasi untuk menggerakan roda organisasi, papar pria kelahiran Garut, dihadapan para aktivis penyusun Modul Diklatpim Ditjen Pendidikan Islam.

Dhani memberikan apresiasi kepada para penyusun modul atas jerih payahnya menuangkan ide dan gagasannya, ”Kesediaan bapak dan ibu menyusun modul diklatpim akan menjadi amal jariyah bagi pengembangan masa depan anak-anbak bangsa”, katanya.

Sementara itu Prof. Dr. Suyitno mengatakan redesain pengembangan dan pembinaan mahasiswa penting dilakukan untuk merespon berbagai perubahan sosio-politik bangsa. “Tantangan revolusi industri 4.0 dan munculnya lapisan baru millenial Indonesia menjadi salah satu faktornya”, kata Suyitno.

“Modul Diklatpim perlu disegarkan kembali agar sesuai dengan kebutuhan dan tantangan zaman terutama yang dihadapi mahasiswa dibawah binaan Kementerian Agama”, terang Guru Besar UIN Raden Fatah Palembang.

Rohmat Mulyana Plt. Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam mengatakan modul diklatpim akan menjadi karya yang monumental sebagai piranti mencetak generasi muda yang cakap menjawab masalah-masalah bangs aini.

Rohmat menambahkan, Ditjen Pendidikan Islam saat ini konsen untuk meningkatkan kualitas dalam berbagai aspek, salah satunya kualitas mahasiswa. “Saya menyambut baik inisiasi Diktis untuk membenahi modul diklat untuk mengantarkan mahasiswa menyambut masa depan”, katanya.

Kegiatan Penyusunan Modul Diklatpim diinisiasi oleh Subdit Sarana Prasarana dan Kemahasiswaan dengan mengundang 55 aktivis dan mantan aktivis lintas generasi yang pernah berkicimpung di kampus PTKI. Nampak hadir mengawal penysunan Kasubdit Sarpras dan kemahasiswaan Ruchman Basori, Kasi Kemahasiswaan Amiruddin Kuba, Kasi Sarpras PTKIN Nuryasin dan Kasi Sarpras PTKIS Otisia Arinindiyah. (RB)



Diskusi RUU Cipta Kerja, Ansor Sumbar Undang Anggota Panja DPR RI dan Pakar Hukum
  • Diskusi RUU Cipta Kerja, Ansor Sumbar Undang Anggota Panja DPR RI dan Pakar Hukum

    Senin, | 16:03:18 | 1476 Kali


  • PP GP Ansor: Instruktur Harus Pandai Jadi Motivator dan Inspirator
  • PP GP Ansor: Instruktur Harus Pandai Jadi Motivator dan Inspirator

    Senin, | 14:54:01 | 1525 Kali


  • Ketum PB Lemkari: Kumpulkan Asa Agar Lemkari Kembali Menuai Prestasi Dunia
  • Ketum PB Lemkari: Kumpulkan Asa Agar Lemkari Kembali Menuai Prestasi Dunia

    Jumat, | 07:37:01 | 1496 Kali


  • Kemenag Kumpulkan Para Aktivis Redesain Pembinaan Kemahasiswaan
  • Kemenag Kumpulkan Para Aktivis Redesain Pembinaan Kemahasiswaan

    Minggu, | 09:06:41 | 1448 Kali


  • Wapres Resmikan Retina, Mohammad Nuh: Wakaf Menyelamatkan Dunia Akherat
  • Wapres Resmikan Retina, Mohammad Nuh: Wakaf Menyelamatkan Dunia Akherat

    Kamis, | 08:35:04 | 1479 Kali