Kapan Sebaiknya Seorang Muslim Harus Berbicara, Kapan Harus Berdiam

Kamis, 29 Apr 2021 | 13:55:11 WIB, Dilihat 451 Kali

Oleh ari

Kapan Sebaiknya Seorang Muslim Harus Berbicara, Kapan Harus Berdiam

Baca Juga : 419 Pejabat Eselon III dan IV Kota Pariaman Dilantik


A. Dalil Rujukan :

Rasulullah SAW bersabda sebagai berikut.

“Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata : Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia mengatakan yang baik atau hendaklah ia diam. (HR. Bukhari).

B. Pelajaran yang terdapat di dalam hadist tersebut di atas adalah :

1. Diantara hal yang dapat menjaga lisan dari penyakit-penyakitnya adalah membiasakan diam kecuali untuk perkataan yang mengandung kebaikan dan manfaat.

2. Bahwa berkata yang baik seperti berdzikir kepada Allah, membaca  Al Quran dan amalan-amalan     baik lebih baik daripada berdiam, demikian pula berbicara dengan kebenaran seluruhnya dan mengadakan perdamaian diantara manusia, dan apa saja yang semisaldengannya, dan sesungguhnya diam yang terpuji adalah diam dari perkataan yang batil. (Lihat kitab At Tamhid Lima Fi Al Muwaththa’ Min Al Ma’ani wa Al Asanid, 22/20)

3. Ali Bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu berkata : Tidak ada kebaikan di dalam diam dari ilmu sebagaiman tidak ada kebaikan di dalam perkataan yang batil  (Lihat Kitab Gharaib Al Furqan wa Gharaib Al Furqan, 1/227).

C. Tema Hadist yang berkaitan dengan Al Qur'an :

1.  Perkataan anak Adam memudaratkan dirinya, tidak memberikan manfaat bagi dirinya, kecuali zikrullah, atau menganjurkan kebajikan, atau melarang perbuatan mungkar, sebagai mana Firman Allah di bawah ini :

 “Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat makruf atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan barang siapa yang berbuat demikian karena mencari keridaan Allah, maka kelak Kami memberi kepadanya pahala yang besar.” (QS. An Nisa Ayat : 114).

2. Tiada suatu kalimat pun yang dikatakannya, melainkan ada malaikat yang selalu mengawasinya dan mencatatnya; tiada suatu kalimat pun yang tertinggal, dan tiada suatu gerakan pun yang tidak tercatat olehnya. Sebaga mana Firman Allah di bawah ini :

“Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya, melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir. (QS. Qaf Ayat : 18).



419 Pejabat Eselon III dan IV Kota Pariaman Dilantik
  • 419 Pejabat Eselon III dan IV Kota Pariaman Dilantik

    , | 09:47:49 | 42641 Kali


  • 109 Kasus perceraian Terjadi di Pariaman Tahun 2016
  • 109 Kasus perceraian Terjadi di Pariaman Tahun 2016

    , | 17:26:13 | 42641 Kali


  • Wako Pariaman: Siskeudes Mudahkan Desa dalam Pelaporan Realisasi Anggaran
  • Wako Pariaman: Siskeudes Mudahkan Desa dalam Pelaporan Realisasi Anggaran

    , | 16:56:31 | 42641 Kali


  • Wako Pariaman: FKH Pelopor Gerakan Cinta Lingkungan dan Pemelihara Taman
  • Wako Pariaman: FKH Pelopor Gerakan Cinta Lingkungan dan Pemelihara Taman

    , | 16:51:32 | 42641 Kali


  • Heranof Firdaus Terpilih Jadi Ketua PWI Sumbar 2016-2021
  • Heranof Firdaus Terpilih Jadi Ketua PWI Sumbar 2016-2021

    , | 07:35:53 | 42641 Kali