Wawako Payakumbuh: Perlu Upaya dan Waktu Lebih Untuk Branding Kota Rendang

Rabu, 05 Feb 2020 | 19:17:01 WIB, Dilihat 172 Kali

Oleh ari

Wawako Payakumbuh: Perlu Upaya dan Waktu Lebih Untuk Branding Kota Rendang

Baca Juga : Dinkes Sukseskan Bulan Vitamin A, Ayo Bawa Balita ke Posyandu


Payakumbuh, Sitinjausumbar.com - Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh selalu berupaya mewujudkan brand The City of Randang atau Kota Randang yang selama ini sudah mulai dikenal publik menjadi dikenal lebih luas pada skala Internasional. Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz saat diwawancarai Humas diruang kerjanya, Selasa (04/02), mengatakan perlu banyak upaya dan waktu yang cukup lama untuk membuat branding Payakumbuh The City of Randang menjadi global brand.

"Kita  tahu pentingnya branding untuk sebuah kota. Dengan apa yang sudah kita lakukan dalam dua tahun kepemimpinan ini kita berhasil membuat ikon baru untuk Kota Payakumbuh," katanya.

Menurutnya branding yang baik akan bermanfaat untuk menggerakkan perekonomian daerah ke arah yang positif. Sehingga dapat memberikan kesejahteraan kepada pelaku UKM Rendang yang ada di Payakumbuh.

"Inilah salah satu yang ingin kita capai, bagaimana perekonomian kita bergerak positif, walaupun saat ini pertumbuhan ekonomi kita sudah baik," sebutnya.

Ia menyebutkan bersama dengan Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi, Pemkot Payakumbuh terus mengawal dan menyempurnakan branding yang dideklarasikan pada Desember 2018 silam.

"Kita harus dapat mengenalkan bahwa Kota Payakumbuh merupakan daerah penghasil terbesar rendang. Setiap harinya sentra industri rendang kita dapat menghasilkan dua ton sehari," ujarnya.

Salah satu upaya yang dilakukan untuk membuat ikon tersebut dikenal, Pemko Payakumbuh telah membuat buku Payakumbuh The City Of Randang yang akan terus disebarkan ke daerah-daerah bahkan negara lain yang menjadi tujuan kerja Pemko Payakumbuh.

"Kita sudah memperkenalkan Rendang kita ke berbagai daerah dan negara lain. Mudah-mudahan dengan berjalannya waktu ini akan menjadi populer. Memang tidak ada yang instan," sebutnya.

Sebenarnya, Indonesia memiliki potensi besar untuk membuat rendang sebagai makanan menjadi salah satu kuliner yang mendunia dan mengenalkan Payakumbuh City Of Randang.

"Beberapa jenis makanan dari negara lain seperti Tom Yam dari Thailand dan Kimchi dari Korea itu salah satunya dibesarkan oleh Rakyat Indonesia. Sekarang bagaimana kita untuk membranding hal tersebut," pungkasnya.(btr)



Dinkes Sukseskan Bulan Vitamin A, Ayo Bawa Balita ke Posyandu
  • Dinkes Sukseskan Bulan Vitamin A, Ayo Bawa Balita ke Posyandu

    Rabu, | 19:08:38 | 343 Kali


  • Disnakerperin Payakumbuh Himbau Pencaker Miliki AK-1
  • Disnakerperin Payakumbuh Himbau Pencaker Miliki AK-1

    Rabu, | 19:02:18 | 189 Kali


  • Hujan Deras Kembali Bawa Musibah Tanah Longsor di Koto Alam
  • Hujan Deras Kembali Bawa Musibah Tanah Longsor di Koto Alam

    Selasa, | 07:31:45 | 220 Kali


  • Si Gulambai Hanguskan Sebagian Gedung SMKN 2 Payakumbuh
  • Si Gulambai Hanguskan Sebagian Gedung SMKN 2 Payakumbuh

    Selasa, | 07:30:01 | 292 Kali


  • FLASHCO 2020 Ditabuh di SMAN 2 Payakumbuh, Wako Berharap Lahir Menteri Dari Sumbar
  • FLASHCO 2020 Ditabuh di SMAN 2 Payakumbuh, Wako Berharap Lahir Menteri Dari Sumbar

    Senin, | 08:24:32 | 185 Kali