Tiga Warga UIN IB Terpapar Covid-19, Kampus Laksanakan Tracking

Jumat, 28 Agu 2020 | 14:11:53 WIB, Dilihat 2225 Kali

Oleh ari

Tiga Warga UIN IB Terpapar Covid-19, Kampus Laksanakan Tracking

Baca Juga : KPU Padang Pariaman Bentuk Unit Pengumpul Zakat


Sitinjausumbar.com - Menyikapi terkonfirmasinya tiga orang warga Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol (IB) Padang-IM (50), YZ (47), dan AY (51), pimpinan UIN IB Padang telah melakukan koordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Padang - Feri Mulyani. Pada  Rabu (26/8/2020) telah turun langsung petugas DKK Padang wilayah tugas Puskesmas Ambacang Kecamatan Kuranji untuk melaksanakan tracking terhadap orang-orang pernah kontak erat/langsung dengan IM, YZ, dan AY dalam dua minggu terakhir ini.

Direncanakan para pegawai yang pernah kontak dengan pasien Covid-19 tersebut akan mengikuti tes swab pada  Kamis (27/8). Hal ini dilakukan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19, kata Surya dan Vera-tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas melaksanakan tracking di kampus UIN IB Lubuklintah di hadapan WR II UIN IB Dr. H. Firdaus, M.Ag, didampingi WR I Dra. Hetti Waluati Triana, Ph. D, Kepala Biro AUPK Drs. H. Bustari, dan Kepala Humas H. Getri Ardenis MH.

Wakil Rektor II Firdaus juga menekankan kepada semua jajaran UIN IB agar tetap waspada, jaga kesehatan, tetap laksanakan protokol kesehatan. Ia juga menyampaikan pesan dari Rektor UIN IB - Prof. Eka Puta Wirman: "Covid 19 bukan aib. Wabah yg mengintai dan bisa menimpa siapa saja. Kita bisa terjangkit covid 19 dari orang2 terdekat yg berkontak dg orang lain.

Bagi mereka yg terpapar berikan simpati, empati dan doa semoga segera sembuh. Sarankan kpd mereka untuk tidak panik dan tetap optimis dlm menghadapi covid 19 ini.

Bagi yang tidak terpapar, jgn menganggap enteng penyebaran covid 19. Hanya ada satu solusi, patuhi protokol kesehatan; pakai masker, cuci tangan dan hindari kerumunan.

Kesalahpahaman masyarakat banyak sekali antara lain berupaya mempengaruhi orang lain bahwa Covid 19 itu tidak ada, sehingga prilakunya tidak utuh dalam melaksanakan protokol kesehatan.

Kemudian salah memahami zonasi; hijau, kuning, orange dan merah. Zona hijau dipahami sebagai daerah bebas covid 19 sehingga mereka hidup seperti di masa sebelum covid. Padahal Indonesia sudah menetapkan diri bhw di setiap sudutnya terdampak Covid 19.

Maka di seluruh zona tetap berlaku protokol kesehatan. Hanya saja bagi zona hijau diperbolehkan melakukan kegiatan massal seperti belajar di sekolah, namun tetap mematuhi protokol kesehatan. (rel/G3.)



KPU Padang Pariaman Bentuk Unit Pengumpul Zakat
  • KPU Padang Pariaman Bentuk Unit Pengumpul Zakat

    Jumat, | 06:29:45 | 1604 Kali


  •  KPU Umumkan Pendaftaran Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Padang Pariaman Tahun 2020
  • KPU Umumkan Pendaftaran Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Padang Pariaman Tahun 2020

    Jumat, | 06:09:44 | 2237 Kali


  • Sekda: Mega Proyek di Padangpariaman Mampu Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
  • Sekda: Mega Proyek di Padangpariaman Mampu Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

    Kamis, | 15:39:20 | 1425 Kali


  • Ketua DPD HNSI Sumbar Apresiasi Sikap Tegas Pemda Padang Pariaman Tertibkan Petambak Udang
  • Ketua DPD HNSI Sumbar Apresiasi Sikap Tegas Pemda Padang Pariaman Tertibkan Petambak Udang

    Kamis, | 15:25:06 | 1422 Kali


  • Bupati Padang Pariaman Minta Inspektorat Tindaklanjuti Arahan Presiden RI
  • Bupati Padang Pariaman Minta Inspektorat Tindaklanjuti Arahan Presiden RI

    Kamis, | 14:58:23 | 1349 Kali