Setelah Suci
Oleh: Duski Samad (Guru Besar UIN Imam Bonjol Padang)

Jumat, 14 Jun 2019 | 19:23:17 WIB, Dilihat 160 Kali

Oleh ari

Setelah Suci

Baca Juga : Sertijab Kades Apar, Hendrick Terpilih Lagi


Jabatan tangan, ucapan mohon maaf lahir dan batin mudah, murah dan meriah meluncur dari mulut semua umat Islam jelang Ramadhan, lebih lagi idul fitri ini banjir maaf dan memaaf kan, alhamdulillah, semua urusan dosa dan kesalahan sepertinya sudah clear dan clean. Clear hubungan se sama manusia dan clean hubungan dengan Allah.

Bersih, suci dan baik yang sudah diperoleh tentu harus dipertahankan dan ditingkat kab jumlah dan mutunya. Setiap orang tidak ada jaminan bahwa sudah aman dan dapat memperatanggung jawabkan semua kehidupannya di persidangan mahkamah ilahi nantinya. Sungguh tidak mudah melewati pemeriksaan ketat, jelimet dan adanya pembuktian yang akan dihadirkan pada gelar perkara dengan jaksa Allah. Hukum acara mahkamah ilahi melewati 4 (empat) tahapan yang cukup sulit.

Penyelidikan
Uji sahih sebagai orang (suci) bersih atau kotor, Allah sejak awal telah menyediakan perangkat pengawasan melekat dengan menjunjuk dua Malaikat pencatat dan pengawas kehidupan, Raqib dan Atib.Allah SWT berfirman:
??? ???????? ???? ?????? ?????? ???????? ???????? ????????
"Tidak ada suatu kata yang diucapkannya melainkan ada di sisinya malaikat pengawas yang selalu siap (mencatat)."
(QS. Qaf 50: Ayat 18).
Tugas mendukomenkan kehidupan dilakukan oleh Malaikat kiraman, katibin.
???? ??? ?????????? ????????????????
"Dan sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu),"
(QS. Al-Infitar 82: Ayat 10)
????? ??? ??? ???????????
"yang mulia (di sisi Allah) dan yang mencatat (perbuatanmu),"
(QS. Al-Infitar 82: Ayat 11).
Berkas Raqib dan Atib pasti melebihi jejak digital PPATK yang kini dicemaskan pencoleng berdasi, koruptor dan kroni sesatnya.

Penyidikan
Tahap kedua status dinaikan menjadi penyidikan dengan cara Allah memberikan kesempatan agar orang evaluasi diri sendiri dengan membaca catatan dua Malaikat dan dikonfirmasi dengan chip yang ditanamkan Allah di pundak.
??????? ??????? ?? ???????????? ????????? ???? ????????????????????? ???? ?????? ??????????? ??????? ?????????? ???????????
"Dan setiap manusia telah Kami kalungkan (catatan) amal perbuatannya di lehernya. Dan pada hari Kiamat Kami keluarkan baginya sebuah kitab dalam keadaan terbuka."
(QS. Al-Isra' 17: Ayat 13)
Seterusnya setiap orang diperintah membaca catatan nya sendiri.
???????? ??????? ????????? ?????????? ????????? ???????? ????????????
"Bacalah kitabmu, cukuplah dirimu sendiri pada hari ini sebagai penghitung atas dirimu."(QS. Al-Isra' 17: 14).
Sungguh menjadi malu, saat documen berisi kejahatan di baca sendiri, tertunduk malu dan lemas, itu nasib yang tak mau menjadi orang baik dan senyum sumbringah dan muka berseri yang bacaannya dominan abrar, terbaik.

Keterangan Saksi
Tahap ketiga Malaikat jaksa penuntut yang di SK Allah meminta saksi memberi keterangan. Allah SWT berfirman:
?????????? ???????? ?????? ????????????? ??????????????? ???????????? ?????????? ???????????? ????? ??? ????? ????????????
"Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; tangan mereka akan berkata kepada Kami dan kaki mereka akan memberi kesaksian terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan."
(QS. Ya-Sin 36: Ayat 65).
Tidak ada lagi kesempatan mengelak, karena keterangan saksi mutlak dan telak.

Gelar Perkara Di Dukung Tayang Vidio
Sebelum vonis dijatuhkan hakim rabuljali, penuntutan terakhir oleh jaksa Allah, kesalahan dan kebaikan dibuktikan melalui tayangan vidio kehidupan yang membuat manusia tidak dapat mangkir dan menolak.
??????????? ????? ??????? ??????????????? ????????????? ????? ???????????? ??????? ??????????????? ?????????? ?? ????? ????????? ??????? ??????????
"Dan mereka akan dibawa ke hadapan Tuhanmu dengan berbaris. (Allah berfirman), Sesungguhnya kamu datang kepada Kami, sebagaimana Kami menciptakan kamu pada pertama kali; bahkan kamu menganggap bahwa Kami tidak akan menetapkan bagi kamu waktu (berbangkit untuk memenuhi) perjanjian."
(QS. Al-Kahf 18: Ayat 48)
Orang zalim dan berdosa kaget dan cemas sekali. Allah SWT berfirman:
???????? ????????? ??????? ??????????????? ???????????? ?????? ?????? ?? ???????????? ??????????????? ??? ?? ????? ?????????? ??? ????????? ?????????? ?????? ?????????? ??????? ???????????????????????? ??? ????????? ????????????? ??? ???????? ??????? ???????
"Dan diletakkanlah Kitab (catatan amal), lalu engkau akan melihat orang yang berdosa merasa ketakutan terhadap apa yang (tertulis) di dalamnya, dan mereka berkata, Betapa celaka Kami, Kitab apakah ini, tidak ada yang tertinggal, yang kecil dan yang besar melainkan tercatat semuanya, dan mereka dapati (semua) apa yang telah mereka kerjakan (tertulis). Dan Tuhanmu tidak menzalimi seorang jua pun."(QS. Al-Kahf 18: Ayat 49)

Saat sudah suci pasca Ramadhan, jangan lupa ke depan pengawasan Malaikat super canggih dan tak ada negosiasi, OTT dan penyergapan datang tanpa ada informasi awal.

Dp Azab Jelang Maut
Norma ayat tentang Mahkamah Ilahi yang tak ada pilihan itu, prosesnya sudah berlangsung, saat manusia wafat. Allah mengingatkan bahwa jauh sebelum mati dan kiamat, saat akan wafat sudah diberi warning atau DP azab. Allah SWT berfirman:
?????? ???????? ??????? ????????? ????? ??????? ??????? ???? ??? ?? ???????? ??????? ?????? ?????? ???????? ?????? ??????? ??? ?? ???? ?????? ?????? ???? ???????? ???????????????? ?????? ???? ????????????? ???? ???????? ????????? ??? ????????????? ??????????? ??????????????????????????? ????????????????????????? ?????????? ????? ?? ????????? ????? ???????? ???????????? ????? ??????? ?????? ????????? ?????????? ???? ???????? ????????????????
"Siapakah yang lebih zalim daripada orang-orang yang mengada-adakan dusta terhadap Allah atau yang berkata, Telah diwahyukan kepadaku, padahal tidak diwahyukan sesuatu pun kepadanya, dan orang yang berkata, Aku akan menurunkan seperti apa yang diturunkan Allah. (Alangkah ngerinya) sekiranya engkau melihat pada waktu orang-orang zalim (berada) dalam kesakitan sakratul maut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya, (sambil berkata), Keluarkanlah nyawamu. Pada hari ini kamu akan dibalas dengan azab yang sangat menghinakan, karena kamu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena) kamu menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya." (QS. Al-An'am 6: Ayat 93)

Mengawal Insani
Begitu sulitnya keadaan yang akan terjadi, maka mestinya orang menyiapkan diri sejak dini. Mengawal amanah insani yang disandangnya, keluarga, masyarakat dan bangsanya.
????????? ???????? ????????? ?????????? ?????????? ??????????? ?? ???? ????????? ??????????? ???? ????????????????? ????????? ????? ??????????? ????????? ?????? ???????????? ???????????? ???? ???????????????
"Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar orang yang menyeru kepada iman, (yaitu), Berimanlah kamu kepada Tuhanmu, maka kami pun beriman. Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan hapuskanlah kesalahan-kesalahan kami, dan matikanlah kami beserta orang-orang yang berbakti."
(QS. Ali 'Imran 3: Ayat 193)

Memenuhi panggilan iman, dan memohon ampunan sudah dilakukan dan ibadah adalah pintu masuknya. Menutupi kesalahan masa lalu dan meminta agar wafat menjadi orang baik, tidaklah mudah perlu amal saleh tiada hentinya. Walatamuutunna ila wa antum muslimun.

Siapapun harus mampu memupus kekeliruan masa lalu dan bertekad untuk menjadi pelopor untuk birra, abrar, dan mabrur (baik, menjadi lebih baik dan kebaikan tiada batas).

Setiap orang terikat dengan dedikasi, prestasi dan reputasinya sendiri dan tidak ada artinya sekedar membangga orang dekat dan tokoh masa lalu itu semua adalah mimpi kosong, Allah SWT berfirman:
?????? ??????? ???? ?????????????? ??? ???????? ????????? ???? ?????????????????? ????????????? ?????? ??? ????? ????????????
"Itulah umat yang telah lalu. Baginya apa yang telah mereka usahakan dan bagimu apa yang telah kamu usahakan. Dan kamu tidak akan diminta (pertanggungjawaban) tentang apa yang dahulu mereka kerjakan."(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 134).

Kesimpulan, setelah menjadi suci, tidak waktu untuk mengabdi dan berbakti. Insan suci mesti berjanji mengisi hidup sesuai garis ilahi. Ingatkan diri proses Mahkamah ilahi begitu teliti dan jeli.Hukum acara pengadilan ilahi ketat, adil dan tak bisa mangkir. Pemeriksaan berkas, pengakuan diri, keterangan saksi, gelar perkara dan tayangan vidio hidup pasti dan tidak bisa dibantah lagi. Memenuhi ajakan menjadi mukmin sejati, mengusahakan sepenuh hati agar mendapat kesempatan pengampunan dosa, dan dihapuskn kesalahan dan menjadi orang baik saat wafat adalah perjuangan yang tak boleh berhenti. 12062019.

 



Sertijab Kades Apar, Hendrick Terpilih Lagi
  • Sertijab Kades Apar, Hendrick Terpilih Lagi

    Jumat, | 19:19:07 | 56 Kali


  • 8 Lomba Bakal Meriahkan Festival Pesona Gandoriah 2019
  • 8 Lomba Bakal Meriahkan Festival Pesona Gandoriah 2019

    Jumat, | 19:11:00 | 82 Kali


  • Bupati Brebes, Momen Halal Bihalal Bisa Dijadikan Upaya Bersihkan Hati
  • Bupati Brebes, Momen Halal Bihalal Bisa Dijadikan Upaya Bersihkan Hati

    Jumat, | 19:04:47 | 48 Kali


  • Bentuk Wawasan Kebangsaan, 40 Orang CPNS Golongan II Ikuti Latsar
  • Bentuk Wawasan Kebangsaan, 40 Orang CPNS Golongan II Ikuti Latsar

    Jumat, | 18:58:20 | 59 Kali


  • Sukses Lahirkan Inovasi, DSP3A Padang Pariaman Dikunjungi DPPPA Kota Solok
  • Sukses Lahirkan Inovasi, DSP3A Padang Pariaman Dikunjungi DPPPA Kota Solok

    Kamis, | 11:50:02 | 101 Kali