Sekitar 85,72 Persen Masyarakat Kota Pariaman Rasakan Program BPJS

Rabu, 21 Agu 2019 | 07:44:13 WIB, Dilihat 76 Kali

Oleh ari

Sekitar 85,72 Persen Masyarakat Kota Pariaman Rasakan Program BPJS Walikota Pariaman serahkan kartu BPJS kepada salah satu perwakilan kepala desa dan lurah.

Baca Juga : Jelang Konfercab PMII Pariaman, Panitia Diminta Transparan


Pariaman, Sitinjausumbar.com  Untuk menindaklanjuti kerja sama antara Pemerintah Kota Pariaman dengan Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Kota Pariaman, Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BAPPEDA) Kota Pariaman menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Kesehatan Gratis Masyarakat Kota Pariaman,  di Balairung rumah dinas walikota, Selasa (20/8/2019).

Rapat dibuka Walikota PariamanGenius Umar dihadiri Direktur BPJS wilayah Kota PariamanSari Ruspa, SOPD, Camat, Kepala Desa dan Lurah se-Kota Pariaman.

Walikota Pariaman Genius Umar mengatakan ada empat hal yang mendasari masyarakat mendapatkan jaminan kesehatan gratis dari BPJS. Pertama bantuan APBN dari pusat, asuransi yang dibayar antara Pemprov dengan Pemko, kemudian APBD murni Kota Pariaman, ketiga hal ini adalah untuk warga miskin.

Keempat yaitu untuk keluarga ekonomi baik, seperti pengusaha mereka membayar secara mandiri. Sedangkan profesi seperti TNI, Polri dan pegawai dibayar dengan potongan gaji mereka dan ada juga dari program pemerintahan desa.

“Kita berharap kedepan sekitar seratus persen total warga Kota Pariaman semuanya mendapat asuransi kesehatan tersebut,“  ujarnya.

Dulu Kota Pariaman memiliki program jaminan kesehatan Sabiduak Sadayuang. Kemudian pemerintah pusat membuat aturan bahwa semua asuransi kesehatan tersebut dibayarkan melalui satu pintu melalui program BPJS.

Genius juga mengatakan  menurut data yang diterima sekitar 85,72 persen masyarakat di Kota Pariaman sudah menerima dan merasakan program jaminan kesehatan BPJS. Harus mengejar Kota Padang yang mencapai sekitar 94 persen.

“Kita perlu untuk membangkitkan semangat warga kalau kita mampu untuk asuransikan diri, jika tidak mampu  akan diasuransikan oleh pemerintah, bagi warga yang mampu jangan kemudian mengambil hak warga yang kurang mampu,“  ungkapnya.

“Kami mengimbau kepada SOPD terkait untuk mendudukan ini secara bersama dengan kepala desa dan lurah terkait perbaikan data warga penerima asuransi kesehatan ini,“  pungkasnya.

BPJS juga ikut follow up ke tiap desa untuk perbaiki data-data ini. Sehingga nanti di program tahun 2020 data sisa warga miskin yang belum terasuransi ini bisa terselesaikan, by name by address.

“Mudah-mudahan apa yang dilakukan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Kota Pariaman, sesuai dengan program pemerintah Kota Pariaman harus maju disisi kesehatan dan pendidikannya,“  tutupnya.

Rapat dilanjutkan dengan penyerahan kartu BPJS dari APBD murni Kota Pariaman oleh Walikota Pariaman Genius Umar kepada salah satu perwakilan kepala desa dan lurah yang hadir. (Erwin/02)



Jelang Konfercab PMII Pariaman, Panitia Diminta Transparan
  • Jelang Konfercab PMII Pariaman, Panitia Diminta Transparan

    Rabu, | 07:36:20 | 180 Kali


  • Kepulangan Jamaah Haji, Pemko Pariaman Gelar Rapat Koordinasi
  • Kepulangan Jamaah Haji, Pemko Pariaman Gelar Rapat Koordinasi

    Rabu, | 07:16:31 | 77 Kali


  • Ketua DPRD Padang Pariaman, Sarana Prasarana  di RSUD Sudah Lengkap
  • Ketua DPRD Padang Pariaman, Sarana Prasarana di RSUD Sudah Lengkap

    Selasa, | 19:31:44 | 131 Kali


  • Tim Saber Pungli Sosialisasi di SMAN 1 Batang Anai
  • Tim Saber Pungli Sosialisasi di SMAN 1 Batang Anai

    Selasa, | 07:33:36 | 58 Kali


  • 177 Peserta Meriahkan Pawai Alegoris Kota Pariaman
  • 177 Peserta Meriahkan Pawai Alegoris Kota Pariaman

    Selasa, | 07:29:40 | 71 Kali