Pemimpin Yang Diidolakan
Oleh:  Sidi  Tasrif  (Pengajar  di MTsN  1  Kota  Pariaman)

Rabu, 06 Nov 2019 | 06:58:10 WIB, Dilihat 121 Kali

Oleh ari

Pemimpin Yang Diidolakan

Baca Juga : Sosialisai Trantibun Bagi Warga di Kelurahan Parit Rantang


Pemimpin  memiliki  tanggung  jawab  yang  besar  untuk  mensejahterakan  rakyatnya,  dia  rela  dan mendarmakan  dirinya  untuk  menjadi  pelayan dan mengabdi  untuk  masyarakat. Keluh kesah  rakyatnya  dia  dengar  dan  selalu  berada  di garda  terdepan  dalam  berbagai  rintangan  dan  tantangan  hidup.

Tentu,  dalam  dirinya  memiliki jiwa  kepemimpinan  yang baik  dan  memiliki  akhlakul  karimah  yang  dapat  memberikan  penerang  jiwa  kehidupan. Setiap  kita  adalah  pemimpin,  minimal   menjadi  pemimpin   pada  diri  sendiri.

Allah  SWT  berfirman  dalam  surat  Al-Baqarah  ayat  30  yang  berbunyi:  

Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui."

 

Kita  adalah  pemimpin,  pemimpin  yang  bisa  mengatur  alam semesta  ini  dengan baik  sehingga  menjadi   bermanfaat  dikemudian  hari.

Banyak  kita  saksikan, mereka  memimpin  dengan  haus  kepada  kekuasaan,  lupa  pada  tanggung  jawabnya  dan  lupa  akan  amanah yang diberikan  Allah  SWT  kepadanya.  Yang  terjadi  timbul  berbagai  ketimpangan  dan  krisis  kemerotan moral  dan akhlak.  Akibatnya,  masyarakat  tidak  percaya  dan  tidak  lagi  mengakui  akan  pemimpinnya.  Hal  ini  disebabkan tidak  lagi  memikirkan  akan nasib masyarakatnya  dan nasib  bangsanya.

Padahal  Islam  telah  memberikan   konsep  kepemimpinan   yang  Ideal, contoh  paling  ideal  pemimpin  Islam  tentu    saja  Nabi  Muhammad  SAW.  Ia  merupakan  seorang    yang  memimpin  dengan  hati.

Di  dalam  Al-Qur’an  surat  Al-Ahzab: 21,  Allah  SWT  berfirman, “Sesungguhnya Telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.”

Rasulullah  memiliki  akhlak  yang  baik  dan  patuh dicontoh  oleh  pemimpin  saat  ini,  apabila  dijalankan   dengan  baik  akan memberikan  dampak  yang positif.  Diantaranya  siddiq,  tabliq, fathonah, amanah.

Pertama: Siddiq  adalah  jujur,  orang  yang  jujur  dan  dapat  dipercaya, sehingga  beliau  bergelar  al-Amin.  Dengan  kejujuran  yang ada  pada  dirinya,  segala  ucapan  dan  perbuatan  seiring  dan  seirama  dalam  tutur  katanya  dan  perbuatannya.  Ucapannya  yang  lemah  lembut  memberikan nuasa  sendiri  agar  merasakan  penderitaan  orang  lain.

Kejujuran  adalah  pangkal kepercayaan,  seorang  pemimpin  tentu  harus  berbuat  sesuai  apa  yang  diucapkannnya,  tidak  boleh  menyimpang  apalagi  membuat  kebijakan  menurut  selera  dan  kemauannya  sendiri.  Kepercayaan  publik  sangat  penting,  agar  setiap  program  yang dijanjikannya  dalam  berjalan  dengan semaksimal  mungkin.

Jangan sampai  kepercayaan  itu  kita  sia-siakan  sebab  akan  berdampak  tidak baik  dikemudian harinya.

Kedua,  tabliq;  menyampaikan.  Kita  sebagai  pemimpin  harus  menyampaikan kebenaran  itu  dengan semestinya,  dan menjauhi  diri  dari  berbuat  kesalahan. “Sampaikanlah  kebenaran itu meskipun  pahit. Berbagai  media  yang  ada baik  media  online,  surat  kabar,  radio,  televisi    yang  dilaksanakan  dengan   dua  cara,  dengan  tulisan  dan   lisan. Dengan  tulisan  kita  menulis  agar  dapat  dikenang  sepanjang masa,  dengan  lisan  kita  bisa  menyampaikan dari  mimbar  ke  mimbar  yang lain.  Tentu,  harus  menguasai  ilmu  agama  yang baik  sehingga  dapat  di dengar  dan  diresapi  dalam  hidup  dan kehidupan  yang ada.

Ketiga,  fathonah:  cerdas,  seorang  pemimpin harus  cerdas  dan  pintar.  Mana  yang  harus  diutamakan dalan  membuat  program  dan  dijalankan dengan baik dan mana  yang tidak  diutamakan.  Mana  yang  harus  di dahulukan  dan  mana  yang  tidak.  Kecerdasan yang  diperoleh  tentu  dengan ilmu,  dengan  ilmu  akan merubah  keadaan  ke  arah  yang   lebih baik.

Cerdas  yang diharapakan, yaitu  kecerdasan  emosional,kecerdasan spritualitas,  kecerdasan intelegensi  dan kecerdasan attitude.  yang  menjadi  saling  keterkaitan antara  satu  dengan  yang lainnya.  Banyak orang  yang pintar tapi  hatinya  miskin,  rasa  dan perasaan yang tidak  empati  kepada  orang lain.  Banyak  yang memiliki  kemampuan agama  yang mumpuni  tapi  selalu  melanggar  dan  tidak  mau mengerjakan apa  yang diperintahkan   oleh  Allah  dan   menjauhi larangannya.

Keempat, amanah,  dapat  dipercaya. Inilah  yang sangat penting  bagi seorang pemimpin.  Jangan  sampai  kepercayaan  rakyat  disia-siakan  bahkan tidak  perlu sama  sekali.

Mengapa  rakyat  memilihnya  untuk  lima  tahun ke depan, karena  mereka  berharap  dapat  membawa  perubahan  kepada  arah  yang lebih baik. Mengapa  rakyat  mempercayakan dia  menjadi  wakil rakyat  dan  pemimpin agar  aspirasi  dan  janji  yang  diberikan  kepada  rakyat  dapat  dijalankan dengan   baik.

Jangan sampai  kita menjadi  seorang munafik, yang ingkar  janji sehingga  masyarakat  tidak  lagi  memilihnya  karena  kita  berbuat dusta dan  menganiaya  orang lain.

Untuk  itulah,  pemimpin jangan sampai  memperkaya  diri sendiri,  mementingkan kelompok dan golongannya  sendiri.  Tapi, pemimpin  yang amanah  dia  rela  dalam kesederhanan  dan  kemiskinan asal  rakyatnya  sejahtera,  membawa  perbaikan ekonomi  yang lebih baik.

Pariaman,  30  Oktober  2019



Sosialisai Trantibun Bagi Warga di Kelurahan Parit Rantang
  • Sosialisai Trantibun Bagi Warga di Kelurahan Parit Rantang

    Rabu, | 06:49:25 | 65 Kali


  • Inspektorat Padang Pariaman Turunkan Tim Pemeriksa Audit OPD
  • Inspektorat Padang Pariaman Turunkan Tim Pemeriksa Audit OPD

    Selasa, | 18:47:50 | 94 Kali


  • Ansor Jateng Kumpulkan Kader Banser se Jateng di Jepara
  • Ansor Jateng Kumpulkan Kader Banser se Jateng di Jepara

    Selasa, | 18:41:23 | 100 Kali


  • Wawako Pariaman Minta Pengurus PWI Padang Pariaman dan Pariaman Dimekarkan
  • Wawako Pariaman Minta Pengurus PWI Padang Pariaman dan Pariaman Dimekarkan

    Selasa, | 09:54:03 | 65 Kali


  • Mahasiswa Jepang Inspirasi Nagari di Sumbar Kelola Sampah
  • Mahasiswa Jepang Inspirasi Nagari di Sumbar Kelola Sampah

    Selasa, | 09:50:16 | 100 Kali