Mutiara Putri Tewas di Tangan Suami Sendiri

Jumat, 10 Jan 2020 | 09:00:07 WIB, Dilihat 427 Kali

Oleh ari

Mutiara Putri Tewas di Tangan Suami Sendiri

Baca Juga : Baru Menjabat, Lurah Payobasung Dipercaya Jadi Ketua Forum Komunikasi Lurah


Payakumbuh, Sitinjausumbar.com– Kasus pembunuhan yang menggemparkan warga Kota Payakumbuh  berhasil di ungkap Polresta Payakumbuh dalam  hitungan jam setelah kejadian Rabu ( 8/1) dengan menangkap tersangka Jali Hamid  (25) di Pekanbaru, Riau.

Mutiara Putri (20) adalah warga Kelurahan Tiakar Kecamatan Payakumbuh Timur Kota Payakumbuh menjadi korban pembunuhan yang diduga dilakukan oleh suaminya sendiri  di rumah kontrakannya di Kelurahan Tigo Koto Diateh Kecamatan Payakumbuh Utara pada Rabu (8/1) dini hari.

Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setiawan Sik MH dalam jumpa Pers Kamis (9/1) siang di Mapolres Payakumbuh  mengatakan, Jali yang diduga membunuh Isteri sirinya Mutiara Putri  ditangkap saat sedang tidur di dalam kamar Hotel Parma, Panam, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

Didampingi Waka Polres Kompol Arie Nugroho, serta Kasat Reskrim, AKP Ilham Indawarman, dan Kasubhumas Ipda Aiga Pitra Kapolres Doni Setiawan mengatakan,  Selasa (7/1) malam,  adik korban bernama M Reza Fariki (19) yang tinggal bersama korban dan tersangka minta izin pergi ke warnet dan meminta uang Rp 10.000 kepada tersangka.

"Dari keterangan adik korban Riki mengakui pada hari yang sama pukul 21.00 WIB dia meninggalkan rumah dengan tujuan pergi ke warnet dan diberi uang oleh tersangka sebesar Rp. 10.000. Pukul 23.00 Riki menerima telpon dari tersangka meminta Riki malam itu jangan pulang ke rumah kontrakannya, karena tersangka bersama istrinya mau pergi ke Taram dan nginap disana. Untuk itu tersangka meminta Riki tidur dirumah temannya saja, karena kunci rumah akan di bawanya. Pukul 02.00 dini hari, Riki tetap pulang ke rumah dan masuk ke dalam rumah yang terkunci dengan mencongkel pintunya.
Betapa kagetnya Riki melihat kondisi kakaknya, kaki dan tangan terikat, mulut disumbat handuk, hidung dilakban dengan lakban bening. Dalam kondisi tak bernyawa," terang kapolres Payakumbuh dalam jumpa pers tersebut.

Dikatakannya, kerjasama reskrim dan Intel Polres Payakumbuh, dan dibantu oleh keluarga tersangka, petugas berhasil menangkap pelaku pembunuhan sadis Mutiara Putri.
"Pelaku tertangkap di hotel Parma Panam Pekanbaru pada pukul 03.30 WIB, Kamis (9/1), " ujar Dony menerangkan.

Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setiawan SIK MH menjelaskan data diri pelaku dan motif pembunuhannya, sementara pelaku tunggal, dan bukan pembunuhan berencana, tetapi spontanitas karena emosi yang membludak.

Pelaku sebelumnya bekerja sebagai supir pengantar sayur Bukittinggi-Pekanbaru. Saat ini menganggur sejak 1,5 bulan yang lalu.
 "Pelaku adalah suami siri korban, yang baru menikah sejak 2 Juni 2019 lampau. Setelah olah TKP tidak ada hal yang dicurigai, ini merupakan kasus pembunuhan spontan diilakukan oleh tersangka.

Malam itu korban meminta uang untuk membayar cicilan kredit motor sebesar Rp. 1.200.000 kepada tersangka, kebetulan korban dalam keadaan sakit. Merasa tidak bisa memenuhi permintaan korban terjadi cekcok. 

Dalam situasi cekcok itu, tersangka melihat  korban sedang chatingan dengan seseorang. Ketika ditanya tersangka kepada korban dia chatingan dengan siapa dan meminta HP korban, memicu pertengkaran semakin sengit. Karena korban menjawab pertanyaan tersangka dengan kasar dan menghapus percakapan chatingannya, setelah percakapan dalam chatingan korban itu di hapusnya, baru HP diserahkan korban kepada tersangka. 

Akibatnya  pertengkaran semakin tidak terkendali, keduanya sama sama emosi. Tersangka menampar korban dan korban juga mencakar tersangka, sampai akhirnya tersangka mencekik leher korban awalnya dengan sebelah tangan dan mendorong korban ke dalam kamar, disini cekikan ke leher korban dilakukan tersangka dengan dua tangan,saat korban mulai lemas tersangka menyumpal mulut korban dengan handuk dan menutut hidungnya dengan lakban, beber Kapolres  AKBP Dony Setiawan Sik MH mengungkapkan pengakuan tersangka.

Melarikan diri.
Lebih lanjut Kapolres mengungkapkan, setelah tersangka meyakini korban tidak bernyawa lagi, dia langsung mengambil barang barang dan pakaian keperluannya. Tersangka langsung menuju Tanjung Pati rumah orang tua tersangka. Sampai di rumah tersangka membangunkan adiknya dan adik sepupunya, seraya minta diantarkan ke simpang Politani Tanjung Pati. Disini tersangka naik mobil travel ke Pekan Baru. Sampai di Pekan Baru tersangka langsung membeli tiket pesawat tujuan Batam penerbangan Kamis pukul 18.00. Menunggu keberangkatan ke Batam,tersangka selalu komunikasi dengan keluarganya di Tanjung Pati Kecamatan Harau. Tersangka menginap disalah satu kamar Hotel Parma Panam Pekan Baru.
Sebelum tersangka sempat terbang ke Batam, petugas Polres Payakumbuh lebih dulu menangkapnya Kamis (9/1)  dini hari pukul 3.30 wib.

Dari tersangka petugas mengamankan HP pelaku, HP korban, nomor baru pelaku dan nomor kontak yang lama serta sehelai tiket pesawat Lion Air tujuan Batam. Barang bukti lainnya yang diamankan petugas berupa tali jemuran pengikat tangan dan kaki korban, kain penyumpal.mulut korban,lakban dan baju korban, ungkap Dony.

Di lain sisi, pelaku pembunuhan Jali Hamid dihadapan puluhan wartawan dan Perwira Polres,   menyampaikan penyesalan dan permintaan maafnya, atas tindakan yang dilakukannya."Saya menyesal dan tidak ada niat untuk menghabisi Mutiara Putri. Jali juga menyampaikan permintaan  maaf yang sebesar-besarnya kepada semua keluarga korban, dan semua keluarga besar saya, karena sudah melakukan kesalahan ," katanya.

Jalil Hamid dijerat hukuman sesuai Undang Undang KUHP No. 338 ancaman pidana penjara paling lama dua puluh tahun, jelas Kapolres ketika ditanya wartawan. ( yus )



Baru Menjabat, Lurah Payobasung Dipercaya Jadi Ketua Forum Komunikasi Lurah
  • Baru Menjabat, Lurah Payobasung Dipercaya Jadi Ketua Forum Komunikasi Lurah

    Kamis, | 07:11:21 | 1511 Kali


  • Inovasi Baru! Aplikasi E-Kinerja, Pemko Payakumbuh Kejar Nilai SAKIP A
  • Inovasi Baru! Aplikasi E-Kinerja, Pemko Payakumbuh Kejar Nilai SAKIP A

    Kamis, | 07:08:36 | 214 Kali


  • Anggaran 2019 Berakhir, Proyek Bernilai Dua miliyar di Payakumbuh Masih Belum Rampung
  • Anggaran 2019 Berakhir, Proyek Bernilai Dua miliyar di Payakumbuh Masih Belum Rampung

    Rabu, | 11:07:33 | 200 Kali


  • Wawako Payakumbuh: Pemko Terus Dukung Program TPQ dan TPSQ
  • Wawako Payakumbuh: Pemko Terus Dukung Program TPQ dan TPSQ

    Selasa, | 09:26:30 | 205 Kali


  • Pemko Payakumbuh Adakan Rapat EKPPD
  • Pemko Payakumbuh Adakan Rapat EKPPD

    Selasa, | 08:53:14 | 269 Kali