LPM Kelurahan Jawi-Jawi II Kembangkan Budidaya Maggot

Rabu, 10 Apr 2019 | 05:49:17 WIB, Dilihat 317 Kali

Oleh ari

LPM Kelurahan Jawi-Jawi II Kembangkan Budidaya Maggot

Baca Juga : DPMDes Kota Pariaman Adakan Lomba Desa Berprestasi


Pariaman, Sitinjausumbar.com- Kelurahan Jawi-Jawi II Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman membudidayakan maggot sebagai solusi menangani sampah organik. Pembudidayaan maggot dilakukan kelompok Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) yang dibentuk oleh Kelurahan Jawi-Jawi II.

Maggot merupakan belatung dari black soldier flys (BSF) dengan nama latin hermetia illucens. BSF termasuk keluarga lalat tapi ukuran lebih besar dari lalat pada umumnya. Maggot terlihat seperti lebah namun ukurannya kecil dari lebah, dan lebih besar dari lalat. Belatung ini berwarna hitam pekat dan selalu hidup di limbah organik. Ia akan hidup dan berkembang biak disumber sampah organik saja, tidak seperti lalat yang sering menghampiri makanan segar, maupun sampah. Lalat BSF hanya hidup sebentar saja sekitar 15 hari, untuk minum, dan kawin. Setelah bertelur, lalat BSF akan mati.

Telur maggot akan menetas sekitar tiga hingga lima hari. Setelah telur menetas dan menjadi belatung berusia sekitar tiga hingga lima hari, sudah mulai diberi asupan sampah organik, belatung atau maggot tersebut akan hidup selama 18 hingga 20 hari dan menjadi puppa. Selanjutnya akan menetas dan menjadi lalat BSF, Maggot bertekstur kasar, tidak seperti belatung pada lalat rumahan yang cenderung licin. Ukurannya lebih besar dari belatung rumahan. Warna maggot layaknya warna belatung pada umumnya, yakni berwarna putih gading.

Ketua LPM Kelurahan Jawi-Jawi II Yulhendri mengatakan, limbah organik tidak dapat didaur ulang dan menyebabkan bau apalagi jika sampai mencemari lingkungan sehingga solusi utama penanganannya menggunakan maggot. Dalam penanganan limbah organik, maggot akan memakan limbah organik tersebut, sampai habis. Sisa limbahnya bisa dijadikan pupuk dan sudah tidak berbau lagi. "Sampai habis oleh maggot, ada sisa dari makanan maggot bisa jadi pupuk dan sudah tidak bau," ujar Yulhendri saat ditemui Selasa (9/4/2019).

Yulhendri menjelaskan  maggot secara efektif dapat menangani limbah organik, maggot yang mereka hasilkan dapat menjadi pakan ternak ikan dan unggas yang dipelihara di Kelurahan Jawi-Jawi II. Sisa penguraian limbah organik dari maggot tersebut bisa juga dijadikan pupuk organik pada tanaman rumah tangga (kesehatan) obat-obatan, pungkasnya

Yulhendri menambahkan pada dasarnya budidaya maggot ini di mulai dari Rp.0,-. Karena bahan bakunya sangat sederhana yaitu dari sampah organik yang difermentasikan menjadi tempat tumbuhnya maggot. Dengan adanya budidaya maggot ini maka pemuda dan masyarakat setempat dapat merasakan manfaatnya sehingga    menjadi penghasilan terbaru dan akan mengurangi pengangguran di Kelurahan Jawi-Jawi II.

"Diharapkan Pemerintah Kota Pariaman dapat memberi dukungan dalam bentuk pemberian sampah-sampah organik yang sudah diiventaris untuk diberikan ke Kelurahan Jawi-Jawi II. Jika sampah organik  1 ton, maka panen maggot  bisa mencapai 100 Kg. Artinya  akan sangat menguntungkan dan bermanfaat  untuk semuanya," katanya.

"Ke depan Kelurahan Jawi-Jawi II bisa menjadi kelurahan percontohan di Kota Pariaman khususnya dan Sumatera Barat umumnya. Karena budidaya maggot ini setahu kami satu-satunya  di Kota Pariaman," ujar Yulhendri mengakhiri (FCP/02)



DPMDes Kota Pariaman Adakan Lomba Desa Berprestasi
  • DPMDes Kota Pariaman Adakan Lomba Desa Berprestasi

    Rabu, | 05:36:15 | 393 Kali


  • Kominfo Padang Pariaman, Penting Wujudkan Smart City di Kabupaten Padang
  • Kominfo Padang Pariaman, Penting Wujudkan Smart City di Kabupaten Padang

    Selasa, | 11:09:25 | 404 Kali


  • Proses Nikah Terlambat, Penghulu Jangan Salahkan Saya
  • Proses Nikah Terlambat, Penghulu Jangan Salahkan Saya

    Selasa, | 11:03:00 | 343 Kali


  • Ratusan Masyarakat Ikuti Lari KPU Run di Pantai Gandoriah Pariaman
  • Ratusan Masyarakat Ikuti Lari KPU Run di Pantai Gandoriah Pariaman

    Selasa, | 10:52:55 | 288 Kali


  • Wako Pariaman Paparkan Kemajuan Pembangunan Lima Tahun Terakhir
  • Wako Pariaman Paparkan Kemajuan Pembangunan Lima Tahun Terakhir

    Selasa, | 10:30:59 | 212 Kali