Lapau Emak, Inovasi DSP3A Padang Pariaman Terkait Pengaduan Kekerasan Perempuan dan Anak

Rabu, 22 Mei 2019 | 13:21:55 WIB, Dilihat 234 Kali

Oleh ari

Lapau Emak, Inovasi DSP3A Padang Pariaman Terkait Pengaduan Kekerasan Perempuan dan Anak Bupati Ali Mukhni dan Kepala DSP3A dalam persiapan peluncuran inovasi "Lapau Emak" di Pendopo Pariaman, Selasa (21/5).

Baca Juga : DSP3A Padang Pariaman Apresiasi Pembinaan Forum Anak Nagari Kuraitaji Timur


Pariaman, Sitinjausumbar.com - Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni akan meluncurkan inovasi baru yang diberi nama, "Lapau Emak". Lapau Emak maksudnya Layanan Pengaduan Kekerasan Perempuan dan Anak.

Inovasi ini muncul untuk menyukseskan program Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak yaitu Program Three Ends. Pertama , mengakhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak (End Violence Against Women and Children). Kedua, mengakhiri perdagangan manusia (End Human Trafficking) dan ketiga, mengakhiri kesenjangan ekonomi (End Barriers To Economic Justice).

"Inovasi ini sebagai upaya solutif mengakhiri ketiga masalah yang menjadi isu nasional yang belum terselesaikan. Inovasi yang pertama di Sumbar," ujar Bupati Ali Mukhni didampingi Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Hendra Aswara di Pendopo Pariaman, Selasa (21/5).

Lapau Emak disediakan ruangan khusus di front office kantor DSP3A. Adapun layanan yang disajikan yaitu Antar jemput korban kekerasan perempuan dan anak, Konsultasi atau sosialisasi pencegahan kekerasan perempuan dan anak serta Pendampingan bagi korban.

"Korban bisa kita jemput dan kita antar kembali ke rumah, tanpa biaya. Masyarakat juga berkonsultasi pentingnya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak serta kita lakukan pendampingan jika berhdapan dengan hokum," ujar Peraih Penghargaan Satya Lencana Kebakhtian Sosial itu.

Sementara Kepala DSP3A Hendra Aswara membenarkan bahwa dinasnya berusaha sedang menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak. Untuk tahun 2018, telah terjadi 38 kasus seperti pelecahan seksual, kenakalan remaja, kekerasan rumah tangga dan lainnya. Sedangkan tahun ini telah dilaporkan sebanyak 18 kasus.

"Sesuai arahan Pak Bupati, kita harus cepat merespon, adakan upaya pencegahan dengan tujuan menekan angka kekerasan perempuan dan anak," kata Hendra.

Mantan Kabag Humas itu memastikan peluncuran inovasi ini 20 Juni nanti. Sejalan dengan peluncuran Pusat layanan terpadu penanganan kemiskinan yang rencananya akan dihadiri Gubernur Sumatera Barat. (ha/02)



DSP3A Padang Pariaman Apresiasi Pembinaan Forum Anak Nagari Kuraitaji Timur
  • DSP3A Padang Pariaman Apresiasi Pembinaan Forum Anak Nagari Kuraitaji Timur

    Rabu, | 07:16:22 | 5949 Kali


  • Kemenag Padang Pariaman Adakan MTQ Antar ASN, Betharianto Juara I
  • Kemenag Padang Pariaman Adakan MTQ Antar ASN, Betharianto Juara I

    Rabu, | 07:06:50 | 149 Kali


  • Sukses Selenggarakan Pemilu, Wabup Apresiasi KPU Padang Pariaman
  • Sukses Selenggarakan Pemilu, Wabup Apresiasi KPU Padang Pariaman

    Selasa, | 08:05:17 | 174 Kali


  • DinsosP3A Padang Pariaman Miliki Ruang Khusus Pengaduan Kekerasan Perempuan dan Anak
  • DinsosP3A Padang Pariaman Miliki Ruang Khusus Pengaduan Kekerasan Perempuan dan Anak

    Selasa, | 07:56:59 | 228 Kali


  • Forum Anak Dukung Padang Pariaman Raih KLA 2019
  • Forum Anak Dukung Padang Pariaman Raih KLA 2019

    Selasa, | 06:08:16 | 398 Kali