Kuatkan Bengkulu Kota Religi dan Pendidikan, IAIN Bengkulu Bertransformasi Menjadi UIN

Selasa, 28 Mei 2019 | 07:00:09 WIB, Dilihat 81 Kali

Oleh ari

Kuatkan Bengkulu Kota Religi dan Pendidikan, IAIN Bengkulu Bertransformasi Menjadi UIN

Baca Juga : Gelar PIONIR IX 2019, Kemenag Perkuat Sistem Pendaftaran Online


Bengkulu, Sitinjausumbar.com - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu sedang mempersiapkan diri untuk bertransformasi menuju Universitas Islam Negeri (UIN). Hal itu untuk mendukung Bengkulu sebagai Kota Religi dan Kota Pendidikan, sebagaimana yang dicita-citakan oleh mendiang Presiden Pertama RI Ir. Soekarno.

Dikatakan Rektor IAIN Bengkulu Sirojuddin dihadapan aktivis organisasi kemahasiswaan (Ormawa) dan ratusan penerima Beasiswa Bidikmisi, pada Senin (27/5) di Aula IAIN Bengkulu.

“UIN yang baru itu nantinya akan diberi nama “UIN Fatmawati Soekarno”, mengambil nama pahlawan nasional (tafa’ulan), Ibu Negara pertama Republik Indonesia”.

Sirojuddin juga berharap akan ada Fakultas Kedokteran Hewan di perguruan tinggi yang dipimpinnya. “Berdirinya Fakultas Kedokteran di Provinsi Bengkulu sangat penting dan strategis mengingat daerahnya kaya akan satwa yang harus dibudidayakan menjadi keunggulan lokal,” katanya.

“UIN Bengkulu nantinya akan menjadi rujukan pelbagai keilmuan hewan yang ada di Indonesia khususnya di Wilayah Sumatera, yang saat belum ada perguruan tinggi yang membuka Fakultas Kedokteran Hewan,” harap Mantan Ketua PWNU Bengkulu ini.

Sirojuddin berharap kepada mahasiswa untuk mempersiapkan diri studi lanjut mengambil keilmuan yang dibutuhkan di kampusnya. “Kurangi kegiatan yang kurang penting, segeralah konsentrasi studi dengan baik untuk menyambut UIN baru,” tandas Sirojuddin.

Kepala Seksi Kemahasiswaan Kementerian Agama Ruchman Basori mengatakan salah satu ikhtiar menyambut berdirinya UIN adalah dengan menempa dan memberdayakan diri dalam wadah organisasi kemahasiswaan dengan baik. “Menjadi aktivis sangat penting untuk mengembangkan olah pikir, olah rasa, olah raga dan olah hati,” katanya.

Ruchman mengingatkan banyak aktivis mahasiswa yang terlena untuk berbenah diri agar mampu bersaing di era revolusi industri 4.0 dan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang sangat cepat. “Tantangan alumni PTKI saat ini sangat kompleks dibutuhkan kesiapan intelektual, mental sekaligus spiritual dan itu harus dpersiapkan sejak dini,”  ujar Aktivis Mahasiswa ’98 ini.

Dihadapan ratusan mahasiswa yang hadir Ruchman menyampaikan program bantuan kemahasiswaan sebagai supporting, yaitu Bantuan Lembaga Kemahasiswaan, Beasiswa Bidikmisi, Bantuan Tahfidz Al-Quran, Bantuan Peningkatan Prestasi Akademik dan Beasiswa Adiktis pada Daerah 3T.

Kegiatan Pembinaan Mahasiswa Bidikmisi dan Aktivis Ormawa IAIN Bengkulu dirangkai dengan kegiatan Buku Bersama dan khatmil quran. Tampak hadiri Moh. Dahlan Wakil Rektor II, Syamsudin Sukur Wakil Rektor III, Zubaidi Dekan FITK, Ketua Organisasi Wali Mahasiswa dan sejumlah dosen dan tenaga kependidikan.(RB)



Gelar PIONIR IX 2019, Kemenag Perkuat Sistem Pendaftaran Online
  • Gelar PIONIR IX 2019, Kemenag Perkuat Sistem Pendaftaran Online

    Sabtu, | 07:08:24 | 88 Kali


  • Pesantren Ramadhan MTsN 1 Pariaman, Pendalaman Keagamaan Islam
  • Pesantren Ramadhan MTsN 1 Pariaman, Pendalaman Keagamaan Islam

    Jumat, | 14:03:30 | 83 Kali


  • PK PMII STIE Sumbar Berbuka Bersama Anak Panti Asyiyah
  • PK PMII STIE Sumbar Berbuka Bersama Anak Panti Asyiyah

    Selasa, | 07:13:54 | 166 Kali


  • Gelar Mubes, PMII Wahid Hasyim Kuatkan Komitmen Keagamaan dan Kebangsaan
  • Gelar Mubes, PMII Wahid Hasyim Kuatkan Komitmen Keagamaan dan Kebangsaan

    Selasa, | 06:29:00 | 73 Kali


  • Pesantren Ramadhan MTsN 1 Pariaman, Bina Akhlak Siswa
  • Pesantren Ramadhan MTsN 1 Pariaman, Bina Akhlak Siswa

    Sabtu, | 13:04:03 | 79 Kali