Kontrol Wisata Kota Pariaman Harus Lebih Mendalam
Oleh: Ridho Setia Putra, Mahasiswa STIE Sumbar Pariaman Semester 8

Senin, 11 Mar 2019 | 11:18:22 WIB, Dilihat 377 Kali

Oleh ari

Kontrol Wisata Kota Pariaman Harus Lebih Mendalam Salah satu obyek wisata di Kota Pariaman

Baca Juga : Dipasang Lampu Warna Warni, Pulau Angso Duo Makin Cantik di Malam Hari


Kota Pariaman adalah kota kecil berada di sebelah timur dari samudra Hindia ini berpenduduk sekitar 83.151 jiwa (Sumber BPS Kota Pariaman; 2014). Kota Pariaman hasil dari pemekaran Kabupaten Padangpariaman, kota Pariaman menjadi kota otonom pada 2 juli 2002 (Armaidi dan Arianto, 2018:1). Kota Pariaman sekarang dipimpin oleh Walikota Genius Umar. Genius Umar menargetkan Kota Pariaman menjadi kota wisata religius.

Kota Pariaman dibawah tampuk kepemimpinan Genius Umar sedang gencar membangun objek-objek wisata di tepi pantai. Mulai dari mesjid terapung yang sedang proses pembangunan, anjungan pantai Gandoriah serta penataan kios-kios pedagang di daerah pesisir pantai.

Pembangunan wisata ini sangat menguntungkan. Karena dapat mengenjot perekonomian rakyat dari pengunjung wisata lokal maupun mancanegara. Tetapi, di lain sisi pembangunan ini juga dapat memberikan dampak negatif. Salah satunya adalah pengunjung yang membludak hingga tidak dapat dikontrol, SDM masyarakat Pariaman yang belum siap akan kemajuan sektor wisata, budaya yang tergerus, hingga lahan koservasi yang kian menyempit serta gejala-gejala sosial lainnya.

Harapannya, pemerintah daerah harus lebih memiliki pertimbangan-pertimbangan yang dapat menguntungkan rakyat khususnya budaya agar dapat seimbang berjalan di Kota Pariaman sendiri. Pembinaan dan pelatihan masyarakat Kota Pariaman perlu lebih ditingkatkan. Objek wisata merupakan wacana dan strategi yang bagus mengingatkan perputaran ekonomi Pariaman cukup rendah. Pemerintah juga harus lebih memperhatikan subjek dari pembangunan objek wisata itu sendiri seperti SDM dan investasi-investasi daerah luar yang dapat mempercepat perputaran uang di Kota Pariaman.

Sudah saatnya Kota Pariaman umumnya bangsa Indonesia dapat berdikari dari sektor ekonomi mengingat dunia memasuki era revolusi industri 4.0. (*)  

 



Dipasang Lampu Warna Warni, Pulau Angso Duo Makin Cantik di Malam Hari
  • Dipasang Lampu Warna Warni, Pulau Angso Duo Makin Cantik di Malam Hari

    Minggu, | 13:58:44 | 185 Kali


  • Gubernur Sumbar: Penting Edukasi Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata
  • Gubernur Sumbar: Penting Edukasi Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata

    Kamis, | 05:51:34 | 193 Kali


  • Tambah Destinasi Wisata, Pulau Tangah Pariaman Segera Dibuka Untuk Umum
  • Tambah Destinasi Wisata, Pulau Tangah Pariaman Segera Dibuka Untuk Umum

    Senin, | 14:55:18 | 193 Kali


  • Arung Jeram Batang Mangor, Alternatif Wisata Bahari di Kota Pariaman
  • Arung Jeram Batang Mangor, Alternatif Wisata Bahari di Kota Pariaman

    Minggu, | 16:54:50 | 217 Kali


  • Apresiasi Pemko Pariaman, Adrinof Chaniago Kunjungi Pantai Gandoriah
  • Apresiasi Pemko Pariaman, Adrinof Chaniago Kunjungi Pantai Gandoriah

    Selasa, | 13:17:45 | 220 Kali