Kemenag Rubah Arah Kebijakan Pengembangan Kemahasiswaan, dari Top Down ke Bottom Up

Senin, 15 Apr 2019 | 12:13:18 WIB, Dilihat 55 Kali

Oleh ari

Kemenag Rubah Arah Kebijakan Pengembangan Kemahasiswaan, dari Top Down ke Bottom Up

Baca Juga : FKDT Gandeng Kanwil Kemenag Jawa Tengah Gelar Ujian Akhir Bersama Nasional


Klaten, Sitinjausumbar.com - Arah dan kebijakan pengembangan kemahasiswaan pada masa lampau lebih menggunakan pendekatan dari atas (top down), kini Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Ditjen Pendidikan Islam lebih memilih pendekatan dari bawah (bottom up).

“Pemberdayaan dan partisipasi menjadi kata kunci agar para mahasiswa dapat tumbuh dengan baik karakter, bakat minat dan kepeduliannya pada sesame,” demikian dikatakan Kepala Seksi Kemahasiswaan Direktorat PTKI Ruchman Basori, saat menjadi narasumber Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta (12/04) di Galuh Prambanan Klaten.

Aktivis Mahasiswa ’98 ini meyakinkan kepada para aktivis Ormawa UIN Jogjakarta, “Kita sadar belum bisa banyak hal yang diberikan untuk memfasilitasi mahasiswa, karenanya tidak banyak regulasi yang dibuat, lebih mengutamakan pengakuan (recognisi)”.

“Dulu di era ’98 saya menjadi aktivis kita sering berhadap-hadapan dengan Negara, “mahasiswa vis a vis Negara”, karena lemahnya civil society”, kenang Ruchman.

Saat ini, lanjut Alumni IAIN walisongo ini, di era keterbukaan dan informasi yang datang dari banyak arah memungkinkan para mahasiswa untuk tumbuh menjadi pribadi yang baik. “Kami dibesarkan pada masa tertutup, karehnaya kini adik-adik saya harus lebih besar dan hebat lagi di era keterbukaan,”  tandas Ruchman.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerjasaama dan Alumni UIN Sunan Kalijaga Waryono Abdul Ghofur mengatakan Pelatihan Kepemimpinan dimaksudkan agar para mahasiswa meningkat kapasitasnya dalam mengelola dan trampil memimpin (leadership).

Waryono menambahkan tantangan yang dihadapi generasi millennial ini sangat kompleks, pun dalam dunia organisasi kemahasiswaan, karenanya harus membekali diri dengan ilmu, pengalaman dan ketrampilan yang cukup terutama komunikasi dan kerjasama.

Kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa dilaksanakan  11-13 April 2019, diikuti oleh perwakilan Pengurus Organisasi Intra Kampus, SEMA, DEMA, UKM dan UKK. Turut memberikan materi sebelumnya Rektor UIN Suka Jogjakarta, Yudian Wahyudi, Rektor Universitas AMIKOM Yogyakarta Suyanto, Direktur Kemahasiswaan UGM R. Suharyadi, Manajer Ekowisata Gunung Api Purba Nglanggeran GK, Sugeng Handoko, Jarot Wahyudi, Iswadi Syahputra dan Arin Mamlaka Kalamika dari internal UIN Jogjakarta.(RB)



FKDT Gandeng Kanwil Kemenag Jawa Tengah Gelar Ujian Akhir Bersama Nasional
  • FKDT Gandeng Kanwil Kemenag Jawa Tengah Gelar Ujian Akhir Bersama Nasional

    Selasa, | 11:06:02 | 45 Kali


  • IAIN Tulungagung Raih Penghargaan Pengelolaan KKN Revolusi Mental Terbaik Nasional
  • IAIN Tulungagung Raih Penghargaan Pengelolaan KKN Revolusi Mental Terbaik Nasional

    Selasa, | 10:44:18 | 41 Kali


  • DEMA IAIN Ternate Bekali Mahasiswa Kemampuan Metodologi Riset
  • DEMA IAIN Ternate Bekali Mahasiswa Kemampuan Metodologi Riset

    Kamis, | 13:59:49 | 46 Kali


  • Alumni UIN Suska Riau Rancang Aplikasi Pastihebat.com Untuk Guru Private
  • Alumni UIN Suska Riau Rancang Aplikasi Pastihebat.com Untuk Guru Private

    Kamis, | 13:48:21 | 61 Kali


  • Gelar PKD, Komisariat PMII Unwahas Bekali Kader Wawasan Moderasi Beragama
  • Gelar PKD, Komisariat PMII Unwahas Bekali Kader Wawasan Moderasi Beragama

    Senin, | 18:06:51 | 148 Kali