ISNU Sumbar Terus Kukuhkan Sistem Ekonomi Syariah di Sumbar

Rabu, 15 Mei 2019 | 12:19:48 WIB, Dilihat 192 Kali

Oleh ari

ISNU Sumbar Terus Kukuhkan Sistem Ekonomi Syariah di Sumbar Ketua Umum ISNU Sumbar  Ahmad Wira memberikan kenang-kenangan kepada pengurus Masjid Ijtihad Pauh Padang.

Baca Juga : Bupati Padang Pariaman, Tak Ada yang Miskin Karena Bersedekah


Padang, Sitinjausumbar.com - Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Sumatera Barat  terus mengukuhkan sistem ekonomi syariah di Sumatera Barat. Hal ini sesuai dengan falsafah adat Minangkabau yang terkenal dengan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK). Dengan sistem ekonomi syariah, ISNU Sumbar yakin ekonomi umat Islam dapat lebih ditingkatkan.

Demikian diungkapkan Ketua Umum ISNU Sumbar Ahmad Wira Datuak Diko, M.Ag, M.Si, Ph.D saat safari Ramadhan 1440 H di Mesjid Raya Ijtihad Pauh, Kota Padang, Selasa (14/5/2019) malam. Ahmad Wira menyebutkan, sistem ekonomi syariah hadir untuk mengangkat ekonomi umat Islam. Karena sistem ekonomi syariah dinilai saling menguntung dalam ekonomi umat.

Ahmad Wira juga menyebutkan, pertumbuhan ekonomi syariah terus mengalami peningkatan di tengah kehidupan umat. Hal ini terlihat dari pertumbuhan bank syariah, asuransi syariah, dan lembaga ekonomi syariah lainnya. “Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang sebagai lembaga pendidikan agama Islam di Sumatera Barat sudah sejak beberapa tahun lalu mengembangkan Fakultas Ekonomi Syariah dan Bisnis Indonesia (FEBI). Setiap tahun peminatnya (mahasiswa) terus meningkat. Ini pertanda tingginya minat masyarakat untuk mengembangkan ekonomi syariah,” kata Ahmad Wira yang juga Dekan FEBI UIN Imam Bonjol ini. 

Dikatakan Ahmad Wira,  kehadiran di masjid ini untuk mensosialisasikan salah satu banom (badan otonomi)  di Nahdlatul Ulama, yaitu ISNU. ISNU merupakan kumpunlan dari para sarjana yang memiliki berbagai macam bidang keilmuan yang menjalankan kaidah-kaidah ke-NU-an. "Jangan sampai kami hadir kesini dianggap sebagai menyebarkan aliran baru Islam. Selain itu, memasyarakatkan ekonomi syariah. Karena salah satu tugas pokok  ISNU adalah memasyarakatkan Ekonomi Syariah," kata Ahmad Wira.  

Menurut Ahmad Wirah, ISNU Sumbar mendorong untuk menkoversi bank Nagari menjadi bank Nagari  Syariah. Hal ini guna mendukung penerapan filisofi orang Minang  ABS SBK. Hal ini karena Bank Nagari sebagai bank yang dimiliki oleh masyarakat Sumatera Barat

Dikatakan Ahmad Wira, dalam mencari dan mengejar harta kekayaan yang dibutuhkan adanya keberkahan. Bukan hanya terletak pada jumlah yang banyak. Buat apa harta kekayaan banyak, namun tidak memberikan keberkahan dalam hidup.

“Dalam mencari harta kekayaan agar lebih berkah, ada dua hal yang patut menjadi perhatian. Pertama, jangan memakan harta yang tidak halal. Kedua mau berbagi dengan harta yang diperoleh dalam bentuk infak, shadaqah, wakaf dan zakat. Karena dana yang  infak, shadaqah, wakaf dan zakat tersebut sangat potensi untuk mengukuhkan umat dan menciptakan kesejahteraan yang merata.

Usai memberikan tausiyah, Ketua Umum ISNU Sumbar Ahmad Wira memberikan kenang-kenangan kepada pengurus Masjid Ijtihad Pauh Padang.  (arta)

 

 

 



Bupati Padang Pariaman, Tak Ada yang Miskin Karena Bersedekah
  • Bupati Padang Pariaman, Tak Ada yang Miskin Karena Bersedekah

    Rabu, | 07:29:45 | 206 Kali


  • Wabup Padang Pariaman Kunjungi Masjid Nurul Hidayah Toboh Gadang Selatan
  • Wabup Padang Pariaman Kunjungi Masjid Nurul Hidayah Toboh Gadang Selatan

    Rabu, | 06:21:21 | 156 Kali


  • Bupati Padang Pariaman Jamu Seluruh Tim Safari Ramadhan Buka Bersama
  • Bupati Padang Pariaman Jamu Seluruh Tim Safari Ramadhan Buka Bersama

    Rabu, | 06:09:31 | 168 Kali


  • Pemkab Padang Pariaman Komitmen Dukung Program Kerja Forum Anak
  • Pemkab Padang Pariaman Komitmen Dukung Program Kerja Forum Anak

    Minggu, | 13:32:22 | 4959 Kali


  • 36 Ribu KK Penerima Bantuan di Padang Pariaman Perlu Divalidasi
  • 36 Ribu KK Penerima Bantuan di Padang Pariaman Perlu Divalidasi

    Minggu, | 11:38:33 | 371 Kali