GOWAD dan Condotel Pertama Bakal Hadir di Pariaman

Rabu, 22 Mei 2019 | 07:04:35 WIB, Dilihat 113 Kali

Oleh ari

GOWAD dan Condotel Pertama Bakal Hadir di Pariaman Pabrisal dan Ikwan

Baca Juga : Sukses Selenggarakan Pemilu, Wabup Apresiasi KPU Padang Pariaman


Pariaman, Sitinjausumbar.com –  Gandoriah Water Adventure (GOWAD) bakal dibangun oleh tiga orang putra Pariaman yang sukses di perantauan. Pembangunan Condotel dan Water Park pertama di Kota Pariaman  dibangun Pabrisal, Ikhwan dan M.Sa’aban. Rencana pembangunan Condotel dan Water Park disampaikan dihadapan Walikota Pariaman Genius Umar, Kepala OPD dan instansi terkait lainnya, pada pemaparan investasi rencana pembangunan Gandoriah Water Park dan Condotel, Selasa (21/5/2019), di ruang rapat Walikota Pariaman yang dipandu Kepala Bappeda Kota Pariaman Fadli.

Walikota Pariaman Pariaman Genius Umar menyambut positif adanya rencana pembangunan  Condotel dan Water Park tersebut. “Ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo yang terus mendorong daerah kabupaten/kota untuk membangun dengan melibatkan investasi swasta. Permudah izin-izin dalam pengembangan usaha,” kata Genius Umar, lulusan doctoral IPB ini.

“Kepada OPD yang terkait dengan izin-izin agar mempermudah proses perizinannya. Jangan sampai ada yang memperlambat. Kita akan jamin proses perizinan dipercepat dan dipermudah,” tegas Genius.

Sementara itu, Owner PT DSP Pabrisal  mengatakan, Condotel dan Water Park bakal dibangun di lahan seluas 1,2 ha di kawasan Karan Aur. Investasi yang dibutuhkan masing-masing Rp 15 M water park dan Rp 35 M pembangunan condotel. “Proses pembangunannya segera dimulai jika perizinan sudah lengkap. Makanya kita ingin kepastian izin dari Pemko Pariaman sehingga tidak menghambat prosesnya. Soal izin ini sangat penting bagi sebuah investasi. Jika izin tidak bisa keluar, bagaimana bisa melakukan investasi,” kata Pabrisal.

Menurut Pabrisal, ada beberapa hal yang diperhatikan sebelum dilaksanakan. Pertama, adanya kepastian izin sebelum pembelian lahan. Kedua, kepastian keamanan dalam investasi. Seperti hak eklusif selama 15 tahun, adanya penempatan pos polisi terdekat terkait perpakiran kendaraan pengunjung. Ketiga, dukungan pemerintah untuk spot iklan (marketing). Harga tiket berkisar RP 30.000 hingga 35.000. Keempat, kualitas listri yang handal, tidak sering mati. Antisipasi pasokan listrik ini bisa dikembangkan dengan tenaga surya untuk menjaga supply listrik yang handa. Kelimat, ketersediaan sumber air beroish untuk water park. Selain adanya pasokan dari sungai, alternatif adalah izin pembuatan sumur pompa air tanah. Yang penting bagaimana air murah didapatkan.

“Khusus water park dibangun di lahan 8.000 m2. Jika keduanya terwujud, maka membutuhkan 80 orang tenaga kerja. Namun multi effek dari pembangunan keduanya bisa membuka peluang kerja hingga 1.000 orang. Sehingga kehadirannya sangat membantu perekonomian dan pertumbuhan Kota Pariaman,” kata Pabrisal yang didampingi Ikhwan. (02)



Sukses Selenggarakan Pemilu, Wabup Apresiasi KPU Padang Pariaman
  • Sukses Selenggarakan Pemilu, Wabup Apresiasi KPU Padang Pariaman

    Selasa, | 08:05:17 | 68 Kali


  • DinsosP3A Padang Pariaman Miliki Ruang Khusus Pengaduan Kekerasan Perempuan dan Anak
  • DinsosP3A Padang Pariaman Miliki Ruang Khusus Pengaduan Kekerasan Perempuan dan Anak

    Selasa, | 07:56:59 | 112 Kali


  • Momentum Hardiknas, Pemko Serahkan 3 Unit Kendaraan Sampah ke Pengurus Pasar
  • Momentum Hardiknas, Pemko Serahkan 3 Unit Kendaraan Sampah ke Pengurus Pasar

    Selasa, | 06:37:30 | 77 Kali


  • Jelang Lebaran, Pemko Pariaman Gelar Bazar Pasar Murah
  • Jelang Lebaran, Pemko Pariaman Gelar Bazar Pasar Murah

    Selasa, | 06:17:15 | 53 Kali


  • Forum Anak Dukung Padang Pariaman Raih KLA 2019
  • Forum Anak Dukung Padang Pariaman Raih KLA 2019

    Selasa, | 06:08:16 | 297 Kali