Gelar Bimbingan Teknis Kemenag Salurkan Rp 25 M Bantuan Sarana 2019

Jumat, 28 Jun 2019 | 14:14:52 WIB, Dilihat 67 Kali

Oleh ari

Gelar Bimbingan Teknis Kemenag Salurkan Rp 25 M Bantuan Sarana 2019

Baca Juga : Kemenag Minta Moderasi Beragama Dikenalkan pada Mahasiswa Baru


Bogor, Sitinjausumbar.com – Sebanyak 125 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) binaan Kementerian Agama mengikuti Bimbingan Teknis Penerima Bantuan Sarana dan Prasarana Tahun anggaran 2019.

Kasubdit Sarana Prasarana dan Kemahasiswaan Safriansyah, mewakili Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Ditjen Pendidikan Islam mengatakan bantuan sarana dan prasarana  adalah salah satu ikhtiar Kementerian Agama untuk memperluas akses kalangan anak bangsa mengenyam pendidikan tinggi keagamaan Islam termasuk PTKIS.

Lebih lanjut dikatakan Alumni UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta kami bererimakasih kepada PTKIS yang selama ini secara mandiri telah ikut berpartisipasi mendidik anak bangsa pada jenjang pendidikan tinggi, walaupun kehadiran bantuan pemerintah sangat sedikit bahkan belum pernah mendapatkannya.

Bimbingan Teknis dimaksudkan agar PTKIS penerima memahami dengan benar tujuan dilakukannya bantuan pemerintah, pencairan anggaran, implementasi dan penggunaan bantuan sampai pada pelaporannya. “Pastikan bapak dan ibu memahami teknis pencairan dan penggunaannya sekaligus rapi dan benar melaporkannya untuk menjaga akuntabilitas”, katanya.

Safriansyah menerangkan pada tahun anggaran 2019 Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama akan menggelontorkan anggaran bantuan senilai 25 milyar, yang akan diberikan kepada 125 PTKIS masing-masing 200 juta rupiah. Bantuan diperuntukan membangun gedung perkuliahan.

Kepala Bagian Keuangan Ditjen Pendidikan Islam Aceng Abdul Aziz mengatakan manajemen pengelolaan bantuan yang akan bapak ibu kelola akan membantu Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama akan meningkan dan mempertahankan status WTP Kemenag dari Badan Pemeriksa Keuangan.

“Dengan 3.900 Satker dan Rp 52 trilyun Kemenag berhasil mempertahankan akuntabiitas dan tata kelola keuangan dan itu salah satunya atas peran serta PTKIS,”  tambah Aceng.

 

Dihadapan 70 Pengelola Bantuan Sarpras PTKIS Angkatan I Aceng berharap agar bantuan sarpras ini dapat mendukung PTKIS dalam meningkatkan mutu mahasiswa berkembang menjadi pribadi muslim yang moderat. “Radikalisme dan intoleransi kini menjadi ancaman serius, karenanya PTKIS harus menjadi bagian dari agent moderasi beragama,”  tandas Aceng. 

Alumni UIN Syarif Hdayatullah Jakarta ini meminta kepada pengelola bantuan Sarpras pada PTKIS untuk taat aturan dan menjaga akuntabilitas pelaporan, baik laporan narasi maupun laporan keuangan.

Hadir narasumber yang lain, Arskal Salim GP Direktur Pendirikan Tinggi Keagamaan Islam, Nur Arifin Inpektur Wilayah II Inspektorat Jenderal, dan Kasi Kemahasiswaan Ruchman Basori. Turut mendampingi kegiatan Kasi Sarpras PTKIS Otisia Arinindiyah sekaligus Penanggngjawab Kegiatan dan Kasi Sarpras pada PTKIN Nur Yasin. (RB).



Kemenag Minta Moderasi Beragama Dikenalkan pada Mahasiswa Baru
  • Kemenag Minta Moderasi Beragama Dikenalkan pada Mahasiswa Baru

    Kamis, | 08:54:41 | 71 Kali


  • Rektor UIN Malang, PIONIR Jalan Masuk Pembinaan Mahasiswa
  • Rektor UIN Malang, PIONIR Jalan Masuk Pembinaan Mahasiswa

    Rabu, | 19:16:59 | 114 Kali


  • Ribuan Santri Pesantren Ash Shidiqi Bakal Ramaikan Haul KH Ahmad Zuhri Lamteng
  • Ribuan Santri Pesantren Ash Shidiqi Bakal Ramaikan Haul KH Ahmad Zuhri Lamteng

    Sabtu, | 17:36:00 | 71 Kali


  • Ribuan Calon Guru Ikuti Seleksi Guru MAN Insan Cendekia dan MAN Keagamaan
  • Ribuan Calon Guru Ikuti Seleksi Guru MAN Insan Cendekia dan MAN Keagamaan

    Jumat, | 10:02:10 | 116 Kali


  • MTsN 1 Kota Pariaman Adakan Classmeeting Usai Ujian Semester
  • MTsN 1 Kota Pariaman Adakan Classmeeting Usai Ujian Semester

    Rabu, | 09:55:45 | 88 Kali