Apa Sih Sebenarnya Ilmu Itu?
Oleh: Abdurrahman Wahid Arni Putra (SMAN 1 Enam Lingkung Padang Pariaman, Sumbar)

Kamis, 30 Mei 2019 | 11:45:19 WIB, Dilihat 68 Kali

Oleh ari

Apa Sih Sebenarnya Ilmu Itu?

Baca Juga : Tingkatkan Kebersamaan, Wako Pariaman Buka Puasa Bersama Tokoh dan Perangkat Desa


Mungkin kita semua selalu mendengar kata “Rajin-rajinlah belajar biar besok hidup mu bahagia” atau dalam bahasa Minangnya “Rajin-rajin je lah baraja bia hiduak ang bisuak ndak payah”. Kedengarannya kata-kata tersebut  sederhana saja dan mungkin kita sudah bosan mendengar kata-kata itu. Akan tetapi kata-kata tersebut memiliki makna yang penting , yaitu orang yang tidak berilmu maka orang tersebut akan hidup sengsara, tidak bahagia dan kemungkinan hidupnya tidak berguna. Dikarenakan ilmu adalah segalanya di dunia, dengan ilmu orang bisa menghasilkan nafkah untuk istri dan anaknya. Tetapi yang terpenting dari ilmu ialah orang yang bodoh bisa menjadi orang pintar bahkan menjadi orang terpintar dan orang yang sudah memiliki ilmu dikatakan orang yang berilmu.

Orang berilmu bisa berkarya dengan bebas, orang berilmu bisa menjadi orang besar, orang berilmu  bisa mengubah dunia. Apa segitu hebatnya orang yang berilmu?. Ya, karena dimata Allah SWT orang yang berilmu derajatnya lebih tinggi dari pada orang yang tidak berilmu. Orang yang berilmu di dunia pun ia lebih dihargai dari pada orang yang tidak berilmu. Orang yang berilmu sebenarnya dari awal  dia tidak mempunyai ilmu. Tapi mengapa ia menjadi orang berilmu?. Dia menjadi orang berilmu karena sebelumnya ia menuntut ilmu terus belajar, belajar dan belajar sehingga ia menjadi orang yang berilmu. Akan tetapi semua orang yang berilmu di dunia ini belum bisa dikatakan orang yang berilmu dengan sempurna. Karena orang yang berilmu sempurna itu ia menguasai ilmu di dunia maupun di akhirat.

Kemudian  ilmu itu sebenarnya apa?. Ilmu itu tidak memiliki bentuk ataupun wujud dan ilmu pun tidak memiliki akal. Menurut kamus bahasa Indonesia ilmu itu diartikan sebagai pengetahuan tentang suatu bidang yang disusun secara bersistem menurut metode tertentu, yang dapat digunakan untuk menerangkan gejala tertentu bidang (pengetahuan) itu, atau pengetahuan atau kepandaian tentang soal duniawi, akhirat, lahir dan batin.

Yang dimaksud dengan pengetahuan tentang suatu bidang yang disusun secara bersistem menurut metode tertentu itu adalah  ilmu itu banyak macamnya atau banyak pembagiannya. Ada ilmu sosiologi, ilmu ekonomi dan lain-lainnya yang dipelajari secara bertahap  melalui cara belajar yang bermacam-macam. Ada cara belajar yang langsung dengan penjelasan atau secara teorinya saja, ada cara belajar yang langsung dengan melakukannya atau mempraktekkan langsung pelajaran tersebut atau cara belajar dengan menjelaskan dan langsung melakukan praktek.

Kemudian yang dimaksud dengan  yang dapat digunakan menerangkan gejala tertentu bidang (pengetahuan) ialah segala gejala, fenomena, masalah dapat dijelaskan dan dapat diselesaikan dengan ilmu yang sesuai dengan masalah tersebut.

Di dalam syari’at Islam ilmu itu wajib dituntut oleh setiap orang muslim. Kemudian dalam Islam pun hukum ilmu terbagi dua, yaitu fardhu a’in untuk ilmu akhirat dan fardhu kifayah untuk ilmu duniawi. Jadi ilmu tentang akhirat atau tentang agama Islam lebih diutamakan karena tempat terakhir kita bukanlah dunia melainkan di akhirat. Dunia ini hanya proses atau tempat untuk memenuhi syarat yang telah diberikan oleh Allah SWT yang mana syaratnya adalah mematuhi dan menjalankan perintah Allah serta menjahui larangannya.

Selanjutnya dalam agama Islam ilmu itu hendaknya dituntut dari kecil hingga kita telah meninggal. Pada waktu kecil kita diajarkan cara membaca al-Qur’an, cara berwudhu’, cara melakukan sholat dan lain sebagainya. Walaupun sudah dewasa kita mesti harus menuntut ilmu karena jika diibaratkan sebuah karung kalau tidak terus diisi maka tidak akan penuh isi karung tersebut. Jadi jika kita tidak terus menuntut ilmu maka ilmu kita hanya akan sampai disitu saja dan tidak akan bertambah. Tetapi jika kita terus menuntut ilmu dan belajar maka ilmu kita akan terus bertambah. Semoga.



Tingkatkan Kebersamaan, Wako Pariaman Buka Puasa Bersama Tokoh dan Perangkat Desa
  • Tingkatkan Kebersamaan, Wako Pariaman Buka Puasa Bersama Tokoh dan Perangkat Desa

    Rabu, | 10:48:56 | 45 Kali


  • Pramuka Kota Pariaman Gelar Aksi Sosial ke Anak Panti
  • Pramuka Kota Pariaman Gelar Aksi Sosial ke Anak Panti

    Rabu, | 10:30:43 | 53 Kali


  • GP Ansor Dukung Polri Tegakkan Hukum terhadap Para Perusuh Negeri
  • GP Ansor Dukung Polri Tegakkan Hukum terhadap Para Perusuh Negeri

    Rabu, | 10:24:35 | 62 Kali


  • Bawaslu, Tak Ada Sengketa Pemilu 2019 di Kota Pariaman
  • Bawaslu, Tak Ada Sengketa Pemilu 2019 di Kota Pariaman

    Rabu, | 10:19:38 | 40 Kali


  • Wako Pariaman Pastikan Kesiapan Jelang Libur Lebaran
  • Wako Pariaman Pastikan Kesiapan Jelang Libur Lebaran

    Selasa, | 16:45:52 | 53 Kali