Antisipasi Radikalisme, GP Ansor dan Darul Ifta Mesir Jajaki Kerja Sama

Rabu, 24 Jul 2019 | 08:12:54 WIB, Dilihat 184 Kali

Oleh ari

Antisipasi Radikalisme, GP Ansor dan Darul Ifta Mesir Jajaki Kerja Sama

Baca Juga : Dubes Mesir Harapkan Peran Ansor dalam Pembinaan Masyarakat Indonesia


Kairo, Sitinjausumbar.com – Gerakan Islam radikal dinilai sangat mengganggu kenyamanan kehidupan berbangsa dan bernegara. Untuk itu diperlukan strategi dalam menghadapinya. Salah satunya adalah dengan memperkuat pemahaman Islam moderat bagi para mahasiswa Indonesia yang kuliah di Mesir. Hal inilah yang mengilhami Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor melebarkan sayap dengan mendirikan cabang di beberapa negara, termasuk Mesir. 

“Keberadaan cabang Ansor di luar negeri dibutuhkan selain tujuan kaderisisasi juga untuk memberikan wawasan tentang Islam ahlussunnah wal jamaah atau Islam moderat bagi para mahasiswa,” jelas Luthfi Thomafi, Ketua PP GP Ansor, di Kairo, Mesir, Senin (22/7).

Menurut Luthfi, diperlukan pelatihan khusus dalam upaya meningkatkan pemahaman dan wawasan Islam moderat bagi para mahasiswa tersebut dengan menjalin kerja sama dengan lembaga yang kompeten di Mesir. Pihaknya kemudian menjajaki kerja sama dengan Darul Ifta’ (Lembaga Fatwa) Mesir untuk mengadakan pelatihan khusus untuk itu.

“Kami sudah bertemu dengan Syeikh Dr Mukhtar Muhsin, Kepala Bagian Pelatihan Darul Ifta’, untuk menjalin kerja sama pelatihan dakwah Islam Ahlussunnah wal jamaah (Aswaja) atau Islam moderat. Kegiatan pelatihan dan peningkatan wawasan keislaman moderat bagi kader-kader GP Ansor ini sangat diperlukan terutama oleh mahasiswa Indonesia di Mesir,” kata Luthfi, didampingi Falahuddin Nur Halim, anggota Syuriyah PCI NU Mesir.

Syeikh Mukhtar Muhsin, jelasnya, menyambut positif lahirnya GP Ansor di Mesir sebagai wadah peneguhan Islam moderat melalui ajaran Ahlussunnah wal jamaah. “Selain itu, beliau juga memberikan pengantar terkait pentingnya para pemuda dan kader Ansor di Mesir mempunyai kesadaran akan bahaya ideologi Islam radikal ,” ujar Luthfi, mengutip Syeikh Mukhtar. 

“Syeikh Mukhtar juga menyampaikan maraknya gerakan-gerakan yang mengaku sebagai islami namun pada kenyataannya justru merusak Islam itu sendiri dan dunia . Beliau juga mewaspadai gerakan salafi-wahabi karena sebagai awal dari munculnya radikalisme, bahkan mengarah pada terorisme,” lanjutnya. 

Menurut Luthfi, dalam pertemuan itu juga dibahas kesiapan Lembaga Pelatihan Darul Ifta’ Mesir untuk membantu para kader GP Ansor di Mesir dalam mematangkan manhaj atau metode pengajaran Ahlussunnah wal jamaah di kalangan mereka mahasiswa. (*/02) 



Dubes Mesir Harapkan Peran Ansor dalam Pembinaan Masyarakat Indonesia
  • Dubes Mesir Harapkan Peran Ansor dalam Pembinaan Masyarakat Indonesia

    Minggu, | 13:43:23 | 819 Kali


  • Melewati Jembatan Menakjubkan yang Dibangun 14 Abad Lalu di Cardoba
  • Melewati Jembatan Menakjubkan yang Dibangun 14 Abad Lalu di Cardoba

    Minggu, | 11:53:39 | 402 Kali


  • Berhasil Dongkrak Penjualan Product, 90 Orang Studi Tour ke Spanyol
  • Berhasil Dongkrak Penjualan Product, 90 Orang Studi Tour ke Spanyol

    Kamis, | 10:08:00 | 543 Kali


  • Kutuk Teror Bom Srilanka, GP Ansor: Tindakan Keji dan Merobek Peradaban Manusia
  • Kutuk Teror Bom Srilanka, GP Ansor: Tindakan Keji dan Merobek Peradaban Manusia

    Senin, | 14:46:38 | 401 Kali


  • Sekjen Protestant Church in The Netherlands Kunjungi FKUB Sulteng
  • Sekjen Protestant Church in The Netherlands Kunjungi FKUB Sulteng

    Selasa, | 13:55:21 | 423 Kali