Agama dan Nasionalisme
Oleh: M. Danil Kharlis Tuangku Bandaro Nan Kuniang (Ketua III Bidang  Keagamaan  PKC PMII Sumbar)

Senin, 08 Mar 2021 | 06:43:10 WIB, Dilihat 1381 Kali

Oleh ari

Agama dan Nasionalisme

Baca Juga : Ali Mukhni Prioritaskan Pembangunan Masjid Raya Padang Pariaman


Kita ditakdirkan lahir oleh yang maha kuasa sebagai manusia dimuka bumi ini, diberikan dua amanah yang mesti kita tunaikan dimuka bumi ini, pertama sebagai hamba Allah kedua sebagai khalifah fil ardh, untuk menjalankan amanah tersebut perlu agama sebagai keyakinan dan rasa cinta tanah air sebagai bumi kelahiran kita (nasionalisme ).

Kita terlahir di indonesia ini yang penuh dengan ke anekaragaman (heterogen ) baik pebedaan suku, ras, agama, maupun budaya. Tentunya ini adalah sebuah keputusan Tuhan yang mesti kita syukuri dan kita rawat demi menjaga persatuan dan kesatuan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan ini juga merupakan kekeyaan dan anugerah yang dititipkan Tuhan kepada kita selaku bangsa Indonesia.

Lebih kurang dari 3,5 abad bangsa kita dijajah oleh belanda dan jepang, dengan semangat ke agamaan dan nasionalisme para tokoh agama dan tokoh bangsa mampu dan berhasil merebut indonesia dari tangan penjajah dengan pengorbanan yang tidak ternilai sehingga sangsaka merah putih bekibar di wilayah sabang sampai merauke.

Setelah berhasil mengusir penjajah di bumi pertiwi ini maka lahirlah kesepakatan antara tokoh bangsa dan tokoh agama untuk merumuskan dasar negara, sehingga di sepakati pancasila sebagai dasar negara, demi untuk menjaga persatuan dan kesatuan dalam bangsa yang penuh dengan ke anekaragaman ini (heterogen).

Selaku generasi muda tentunya  harus paham dan mengerti sejarah bangsa kita, karna generasi mudalah yang akan meneruskan dan mengisi kemerdekaan ini, agama dan nasionalisme adalah dua kutub yang berbeda yang tidak bisa dibenturkan dan saling mengintervensi, karna keduanya adalah ibarat aur dengan tebing saling menguatkan dan tidak bisa dipisahkan, maka dari itu jangan pernah mengkonstitusikan satu agama dalam nasionalisme sebaliknya mengkonstitusikan nasionalisme dalam satu agama, karna indonesia adalah negara beragama bukan negara untuk satu agama,  semangat agama dan nasionalisme ini yang harus dimiliki dan dipupuk oleh generasi muda indonesia guna untuk menjaga dan merawat negara indonsia dari ancaman paham-paham  yang ingin memecah belah bangsa ini baik dari dalam maupun dari luar.

Selaku generasi muda harapan bangsa dan agama kita mesti bangga dengan keanekargaman yang ada d NKRI  ini, sekali merdeka tetap merdeka sampai ila yaumil qiyamah. Tentunya ini akan terwujud apabila generasi bangsa sadar dan paham dan tidak mudah terprovokasi oleh paham-paham transnasional, serta menjaga persatuan dan kesatuan dalam bangsa yang penuh dengan keberagaman ini. Hal ini merupakan sebagai bentuk manifestasi dari penerapan hablu minallah dan hablu minan nas dan juga sebagai esensi kita selaku manusia yang diberi tugas sebagai hamba Allah dan Khalifah Fil Ardh.***

 



Ali Mukhni Prioritaskan Pembangunan Masjid Raya Padang Pariaman
  • Ali Mukhni Prioritaskan Pembangunan Masjid Raya Padang Pariaman

    , | 16:57:39 | 42641 Kali


  • Disporabudpar Padangpariaman Serahkan Bantuan Bolavoli
  • Disporabudpar Padangpariaman Serahkan Bantuan Bolavoli

    , | 16:52:38 | 42641 Kali


  • Wawako Pariaman: Industri Kreatif Dorong Pertumbuhan UMKM
  • Wawako Pariaman: Industri Kreatif Dorong Pertumbuhan UMKM

    , | 15:21:21 | 42641 Kali


  • Pariaman Batagak Gala, Pucuak Undangan Wakil Menteri ESDM Archandra Tahar
  • Pariaman Batagak Gala, Pucuak Undangan Wakil Menteri ESDM Archandra Tahar

    , | 06:43:00 | 42641 Kali


  • Prihatin Lihat Kondisi Pesantren Tapuz, Spontan Wako Pariaman bantu Rp 20 Juta
  • Prihatin Lihat Kondisi Pesantren Tapuz, Spontan Wako Pariaman bantu Rp 20 Juta

    , | 06:35:48 | 42641 Kali