Terkait Berita Anak Disabilitas, Bakhrial Mengaku Diteror

By Armaidi 13 Mei 2018, 06:07:47 WIBKesehatan

Terkait Berita Anak Disabilitas, Bakhrial Mengaku Diteror

Keterangan Gambar :


Padang Pariaman, Sitinjausumbar.com—Koordinator Penyuluh Keluarga Berencana (KPKB) Kecamatan Enam Lingkung, Bakhrial, S.Sos, mengaku diteror oleh pejabat eselon, terkait berita anak penyandang disabilitas yang diinformasikannya kepada media.

 

Hal itu disampaikan Bakhrial kepada wartawan, Sabtu (12/5/2018) pagi melalui telepon selularnya.

 

Menurut Bakhrial, berita tentang anak penyandang disabilitas, tidak usahlah dilanjutkan beritanya lagi. Pasalnya, saya dapat intimidiasi dari pejabat eselon yang mengatakan, berita tentang anak penyandang disabilitas, bisa merusak citra Bupati Padang Pariaman.

 

“Jadi saya mohon tolong berita jangan dinaikan lagi,” tutur Bakhrial singkat.

 

Siapa kah Bakhhrial ?.

 

Bakhrial, disamping bertugas sebagai Abdi Sipil Negara (ASN) dalam dirinya, tumbuh rasa sosial dan kasihan melihat anak-anak penyandang disabilitas. Buktinya, ketika bertugas di Kecamatan Batang Gasan, Bakhrial juga mendirikan yayasan Fastabiqul Khairat di Nagari Koto Tinggi Kuranji Hulu Kecamatan Sungai Limau, untuk menampung anak penyandang disabilitas.

 

Menurut Bakhrial, yayasan yang dibinanya telah menampung 14 orang anak penyandang disabilitas dengan beberapa orang pembimbing, untuk biaya operasional yayasan Bakhrial dengan ikhlas rela merogoh sakunya.

 

“Alhamdulillah, sampai kini masih bisa berjalan dengan baik. Saya akan coba mendayung sesuai kemampuan dan akan mencari para donatur yang mau ikut untuk berbagi,” ujar Bakhrial lagi.

 

Sementara itu anggota Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Kabupaten Padang Pariaman yang bertugas sebagai pendamping penyandang disabilitas di Kecamatan Batang Anai, Trismayeni mengatakan, pada tahun 2005 telah dilakukan pendataan terhadap anak penyandang disabilitas dan terdata sebanyak 249 orang.

 

Bagi penyandang disabilitas yang sudah terdaftar di Kantor Dinas Sosial Padang Pariaman, mereka mendapatkan bantuan Rp. 300 ribu  perbulan. Disamping itu juga ada pendamping pada beberapa kecamatan sebanyak 8 orang dengan honor Rp. 500 ribu  perbulan.

 

Menurut Trismayeni, ada beberapa anak penyandang disabilitas yang masih menjadi daftar tunggu untuk mendapatkan bantuan. Dalam catatannya ada 3 orang. (amir/02)

 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Walikota Pariaman 2018-2023 Favorit Anda?
  Dewi Fitri Deswati - Pabrisal
  Mahyuddin - Muhammad Ridwan
  Genius Umar - Mardison Mahyuddin

Komentar Terakhir

  • escargot-books

    This article is composed in radiant written work for the general population to peruse ...

    View Article
  • TITAN GEL ASLI

    Thank you for sharing good information for health, may be useful for all of us do ...

    View Article
  • thesis service

    A UK thesis professional between thine discipline execute comment you diagram then ...

    View Article
  • buy assignment online

    stability Instruments intention bear according to keep designed; the methodology being ...

    View Article