Semua Puskesmas di Pariaman Sudah Ramah Anak Sejak 2016

By ari 05 Sep 2018, 17:26:42 WIBKesehatan

Semua Puskesmas di Pariaman Sudah Ramah Anak Sejak  2016

Keterangan Gambar :


Pariaman, Sitinjausumbar.com---Masalah kekerasan terhadap anak dan perempuan  (KTA/P) merupakan masalah global yang terkait hak asazi manusia dan ketimpangan gender. Mengatasi kekerasan terhadap anak dan memperdulikan kesehatan remaja, Dinas Kesehatan Kota Pariaman mengadakan pertemuan Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja & Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan ( PKPR & KTA/P), Rabu (5/9).

Bertempat di Hotel AlMadinah Kota Pariaman, pertemuan  dihadiri  35 orang peserta terdiri dari tujuh puskesmas di Kota Pariaman. Kepolisian, LSM yang ada di Kota Pariaman, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB), Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A).

“Pertemuan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas Pelayanan Kesehatan Pusat Remaja (PKPR) dan kekerasan terhadap anak / perempuan ( KTA/P ), juga bertujuan agar tersedianya pelayanan yang dapat mendorong menemukan berbagai alternatif penyelesaian masalah, serta membuat keputusan dan dapat bertanggung jawab terhadap keputusannya, “ ungkap Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Pariaman Eva Yulia Delwita.

Sementara itu pemateri pertama Lisa Puspasari.,M.Psi.,Psikolog RSUD Pariaman mengatakan begitu besar peran tenaga kesehatan terhadap penanganan kasus kekerasan pada perempuan dan anak. Mulai dari Mengumpulkan data dan informasi, melakukan analisa dan pemetaan sesuai hasil pengumpulan data dan informasi, menyusun rencana kerja, melaksanakan sosialisasi, menyiapkan Tenaga Pelaksana, menyiapkan petugas konseling dan wawancara dan menyiapkan Prasarana dan Sarana.

Pemateri kedua  Unit  PPA Polres Pariaman  Iusticia Fitri, SH, mengungkapkan landasan hukumnya diatur oleh UUD Negara RI pasal 28 B ayat 2 ”Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi” dan UU RI No. 17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang – Undang RI No. 1 tahun 2016 Tentang Perubahanan Kedua Atas UU RI No 23 Tahun 2002  tentang Perindungan Anak menjadi Undang – Undang.

“Kita sebagai orang tua harus mengajarkan kepada anak beda orang asing, teman, sahabat  dan muhrim. Ajarkan anak mempercayai perasaanya, belajar bersikap tegas, belajar untuk berkata tidak apabila merasa tidak nyaman dengan perlakuan seseorang. Yakinkan anak untuk berbagi rahasia dan belajar tertib, “ tambahnya.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Pariaman Eva Yulia Delwita mengungkapkan bahwa seluruh puskesmas di Kota Pariaman sudah menjadi Puskesmas Ramah Anak sejak tahun 2016.( dhewie/02 )



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Walikota Pariaman 2018-2023 Favorit Anda?
  Dewi Fitri Deswati - Pabrisal
  Mahyuddin - Muhammad Ridwan
  Genius Umar - Mardison Mahyuddin

Komentar Terakhir

  • Aaronpeemy

    [url=http://valtrexbest.us.com/]Valtrex[/url] [url=http://effexorxr.us.org/]view website[/url] ...

    View Article
  • Jackplemn

    [url=https://lasix40.com/]lasix without a prescription[/url] ...

    View Article
  • Charlesmum

    what is the cheapest auto insurance state auto insurance company ...

    View Article
  • JamesDex

    http://nsreg.com/?a[ - =<a%20href=http://sildenafil2018.icu>sildenafil%20ci ...

    View Article