Kemenag: Mahasiswa Baru PTKIN Harus Bersinergi Tangkal Radikal dan Intoleran

By ari 10 Agu 2018, 17:48:31 WIBPendidikan

Kemenag: Mahasiswa Baru PTKIN Harus Bersinergi Tangkal Radikal dan Intoleran

Keterangan Gambar :


Lhokseumawe, Sitinjausumbar.com—Civitas akademika PTKIN utamanya mahasiswa harus memperkuat sinergitas antar berbagai komponen dalam menangkal paham dan gerakan radikal dan intoleran. “Sinergi dari dalam kampus sangat diperlukan karena ancaman kelompok radikal nyata adanya”.

Hal itu dikatakan Muhammad Aziz Hakim Kepala Seksi Pengabdian kepada Masyarakat Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Kementerian Agama RI saat mewakili Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam membuka kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) IAIN Lhokseumawe Aceh.

Aziz Hakim meanjutkan, kita harus melakukan antisipiasi dan langkah-langkah preventif, di antaranya dengan menyemai dan mejumbuhkembangkan faham Islam yang moderat pada setiap lini kehidupan, termasuk di kampus PTKN. 

“Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) bagi mahasiswa baru merupakan gerbang pertama mahasiswa untuk memasuki "kawah candradimuka" keilmuan. PBAK memiliki peran strategis dalam meletakkan dasar berbagai pemahaman mahasiswa, salah satunya pemahaman keagamaan.

Alumni UIN Walisongo ini mengatakan menjadi bagian dari aktivis itu penting, tetapi harus bisa menyeimbangkan antara dunia aktivis dengan menjadi akademika, agar mengetahui bagaimana dinamika dunia kampus.

Terkait dengan dinamika wacana keagamaan di Indonesia, Aziz Hakim menilai bahwa mulai condong ke arah radikalisme/ekstremisme dan itu menjadi tantangan besar bagi PTKIN seluruh Indonesia. “Realitas ini tidak bisa dihindari karena multifaktor yang mendukung berkembangnya faham radikalisme”, ujar Alumni UIN Walisongo Semarang ini. 

Kegiatan PBAK IAIN Lhokseumawe dilaksanakan pada   9-12 Agustus 2018 dan diikuti oleh 1.207 mahasisswa baru yang terbagi di empat fakultas. 

Bastiar Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama mengatakan tujuan diselenggarakannya PBAK adalah agar mehasiswa mengenal dengan baik masyarakat akademik dengan segala problem yang melingkupinya.

“PTKIN berkewajiban menjadikan kecapakan mahasiswa dan mengemban amanah yang siap menjadi agen perubahan melalui kegiatan ini,”  tegas Bastiar. 

Senada dengan Aziz Hakim, Bastiar mengharapkan agar mahasiswa baru sanggup membentengi diri dari paham-paham radikal. Karenanya harus dapat memahami Islam yang hanif dan moderat.

Kegiatan PBAK diselenggarakan secara serentak di 58 PTKIN yang dimulai pada tangal 26 Juli sampai akhir Agustus. PBAK kali ini diberikan mandat agar menjadi sarana efektif mendesiminasikan paham Islam yang moderat. Selain itu juga untuk meneguhkan komitmen mahasiswa akan nilai-nilai kebangsaan, (RB)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Walikota Pariaman 2018-2023 Favorit Anda?
  Dewi Fitri Deswati - Pabrisal
  Mahyuddin - Muhammad Ridwan
  Genius Umar - Mardison Mahyuddin

Komentar Terakhir

  • arourdele

    tropicana online casino <a href="https://onlinecasinoassist.com/">play online ...

    View Article
  • ideornose

    tropicana online casino <a href="https://onlinecasinoplay777.us.org/">ca sino ...

    View Article
  • ordemiawemi

    mgm online casino <a href="https://onlinecasinogamess.us.org/">bor gata online ...

    View Article
  • Offellvolve

    casino real money <a href="https://bestonlinecasinogames.us.org/"> real money ...

    View Article