Ghifar : Asyiknya Belajar Geografi Tahu Perut Bumi Hingga Batas Atmosfir

By Armaidi 13 Mei 2018, 06:36:01 WIBPendidikan

Ghifar : Asyiknya Belajar Geografi Tahu Perut Bumi Hingga Batas Atmosfir

Keterangan Gambar :


Brebes, Sitinjausumbar.com - Dua peserta didik SMA Negeri 2 Brebes berhasil mewakili Provinsi Jawa Tengah pada Olympiade Sains Nasional (OSN) bidang Geografi tingkat Nasional 2018. Seleksi tingkat Jawa Tengah telah digelar pada 17-19 April lalu di Semarang. Duta dari SMA 2 Brebes yakni Ghifary Muhammad dan Hayda Arifa akan berlaga ditingkat Nasional pada 1-7 Juli 2018 di Padang Sumatera Barat. Bagaimana suasana batin kedua siswa tersebut, berikut penuturannya.

Mempelajari geografi sangat mengasyikan karena bisa mengetahui isi inti bumi hingga batas akhir atmosfir. Betapa besarnya kuasa Allah SWT dengan menghadirkan keunikan dan kedasyatan alam raya. Perut bumi penuh dengan bereribu material sedangkan batas akhir atmosfir amat jauh, namun harus dapat dijangkau manusia dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Namun, pada muaranya seluruh isi alam raya ini untuk kesejahteraan dan kemaslahatan umat manusia.

Demikian kekaguman pemenang Olympiade Sains bidang Geografi tingkat Jawa Tengah 2018 Ghifary Muhammad saat berbincang dengan NU Online di ruang loby SMA Negeri 2 Brebes, Jumat (11/5).

“Mempelajari Geografi, menambah keimanan saya karena betapa agungnya ciptaan Sang Khalik,” tutur Ghifar yang masih duduk di kelas XI IPA 4 SMA N 2 Brebes.

Termasuk didalamnya, lanjut Ghifar yang gemar Ikan Goreng menuturkan bahwa mempelajari gografi harus menentukan sikap bagaimana pengelolaan tata ruang dan pembangunan berkelanjutan yang mensejahterakan masyarakat. Brebes misalnya, harus memiliki tata ruang yang berpihak kepada rakyat.

Anak kelahiran Purwokerto, 6 juni 2002 tersebut melihat Kabupaten Brebes harus melakukan perubahan signifikan mengenai tata ruang. Diantaranya harus memindahkan pusat ibu kota ke bagian tengah kendati membutuhkan dana yang tidak sedikit. Kalaupun tidak, harus dilakukan pemekaran wilayah sehingga akses dan kebutuhan masyarakat bagian selatan terakomodasi, meskipun kedua opsi tersebut juga memakan dana yang tidak sedikit.

Sebelumnya, anak pasangan dari  Pulung Adji Nugroho dan Wiwik Widowati saat menempuh pendidikan di sebuah MTs di Pulau Bali, dia kerap meraih juara olympiade pada bidang Matematika tahun 2016. Diantaranya juara 1 Olympiade Matematika MTs se Provinsi Bali, peringkat 9 Olympiade Universitas Singaraja Bali Utara, peringkat 9 Olympiade matematika Universitas Udayana Denpasar Bali. Juga menjadi juara 2 Olympiade Matematika yang digelar MAN 1 Buleleng, MAN 2 Jembrana dan MAN Amlapura.

“Sejak SD hingga MTs Saya tinggal di Bali, sekarang ikut Mbah di Jalan Tentara Pelajar 63 Kelurahan Limbangan Kulon Brebes sehingga belajarnya,” tutur Ghifar yang bercita cita jadi Menteri Keuangan.

Begitupun dengan Hayda Arifa, mengaku senang mempelajari Geografi karena menyangkut keseluruhan kehidupan manusia di alam raya. Dengan mempelajari Geografi membuat cara pandangnya tidak sempit dan lebih menghargai mahluk mahluk lain selain manusia.

“Semua kehidupan saling membutuhkan sehingga harus bijak dan berimbang,” tutur Hayda.

Hayda pengin di Brebes memiliki fasilitas yang merata seperti transportasi, infrastruktur, sumber daya manusia, pertanian, dan lain lain terintegrasi. Menurutnya, semua itu bisa terlaksana kalau seluruh komponen masyarakat bisa saling memberikan partisipasi, berbuat yang terbaik untuk daerahnya.

Setiap malam habis maghrib dan Bada Subuh, Anak pasangan dari Moh Yusron dan Umi Hani giat belajar di rumah kostnya. Hayda mengaku meninggalkan rumahnya di jalan Gedong Jimat Ketanggungan Brebes demi menimba ilmu di SMA 2 Brebes.

Sebagai anak bangsa, pemilik cita cita Dosen ini ingin membuktikan kalau masa masa remaja harus diisi dengan kegiatan positif dan tekun belajar agar nantinya bisa menjadi manusia yang mandiri dan bermanfaat bagi orang lain.

Saat ini, Ghifar dan Hayda terus mendapatkan bimbingan dari Guru Geografi Ady Priyono dengan harapan bisa meraih yang terbaik di tingkat Nasional.

Kepala SMA N 2 Brebes Dr Sadimin mengaku senang dengan lolosnya dua siswanya maju ke tingkat nasional. Menurutnya, SMA 2 Brebes merupakan sekolah yang mentradisikan juara. Seperti tahun 2017 Siswa SMA Negeri 2 Brebes Auro Nur Afrida (Rora) berhasil meraih medali Emas pada Olympiade Sains Nasional (OSN) 2017 dan Luthfian Akmaldhani Sumartono (Fian) meraih perak pada ajang yang sama.

“Semoga tradisi juara terus lestari, sehingga Brebes dan Jawa Tengah makin Berjaya,” pungkasnya. (wasdiun)

 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Walikota Pariaman 2018-2023 Favorit Anda?
  Dewi Fitri Deswati - Pabrisal
  Mahyuddin - Muhammad Ridwan
  Genius Umar - Mardison Mahyuddin

Komentar Terakhir

  • escargot-books

    This article is composed in radiant written work for the general population to peruse ...

    View Article
  • TITAN GEL ASLI

    Thank you for sharing good information for health, may be useful for all of us do ...

    View Article
  • thesis service

    A UK thesis professional between thine discipline execute comment you diagram then ...

    View Article
  • buy assignment online

    stability Instruments intention bear according to keep designed; the methodology being ...

    View Article