Dihadiri Menko Perekonomian, OJK Luncurkan Program AKSI Pangan di Limapuluh Kota

By 25 Mar 2017, 19:58:51 WIBEkonomi

Dihadiri Menko Perekonomian, OJK Luncurkan Program AKSI Pangan di Limapuluh Kota

Keterangan Gambar :


Limapuluh Kota, Sitinjausumbar - Menjadi salah satu Daerah yang berhasil menerapkan rantai nilai pertanian dari hulu ke hilir, Pemerintah menjadikan Kabupaten Limapuluh Kota sebagai Daerah Peluncuran Program Akselarasi, Sinergi dan Inkulusi Pangan atau Aksi Pangan, Jumat (24/3) di Medan Nan Bapaneh, Nagari Tarantang, Kecamatan Harau.  

Peluncuran ini sebagai tindak lanjut Program Aksi Ekonomi Rakyat dan Aksi Strategi Peningkatan Keuangan Inklusif yang dicanangkan Presiden Joko Widodo berapa waktu lalu. Dalam acara peluncuran itu dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Muliaman D Hadad, Anggota Komisi IX DPR RI, Refrizal, Gubernur Provinsi Sumatera Barat, Irwan Prayitno, Bupati Kabupaten Limapuluh Kota, Irfendi Arbi, Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan, Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Benny warlis serta undangan lainnya.

Ketua Komisioner OJK, Muliaman D Hadad mengatakan, Program aksi pangan ini merupakan program inisiatif antara Pemerintah Daerah bekerja sama dan Kementerian Pertanian , bersinergi bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, Kementrian Koperasi, Industri Jasa Keuangan dan asosiasi untuk mepercepat akses keuangan di sektor pangan, khususnya pembiayaan komuditas unggulan Nasional.

“Aksi Pangan ini merupakan upaya nyata OJK bersama Kementerian terkait, serta pelaku industry jasa keuangan untuk mempercepat dan meningkatkan pembiayaan sektor pangan khususnya pada sebelas komuditi utama pangan, diharapakan dengan aksi ini dapat menjawab masalah terbatasnya akses pembiayaan khsusunya disektor ketahanan pangan, yakni pertanian, kehutanan, perkebuanan dan perikanan,” ujarnya.

Dalam aksi pangan di Kabupaten Limapuluh Kota diikuti oleh 23 pelaku industry keuangan baik bank maupun non bank serta 3 perusahaan Financial Technology (Fintech) atau e-commerce yang memiliki bisinis inti di sektor pertanian dan pangan. Selain itu, menurut Muliaman program ini juga ditujukan untuk mendorong Kredit Usaha Rakyat (KUR) ke sektor produktif, minimal 40 persen ke sector produktif, Diharapkan nantinya mampu meningkatkan eskalasi pembiayaan ke sektor pertanian.

Dijelaskannya, kontribusi sektor pertanian ke Produk Domestic Bruto (PDB) mencapai 15 persen atau tertinggi kedua setelah sektor pengolahan,sektor pengolahan sendiri ,50 persen juga berbasis pertanian. 

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution yang mewakili Presiden Joko Widodo dalam paparannya mengatakan, pada tahun ini pemerintah menargetkan penyaluran KUR ke sektor produktif mencapai sebesar 40 persen dari total penyaluran KUR.

“Pada tahun lalu, realisasi KUR yang disalurkan ke sektor pertanian hanya sebesar sekitar Rp 20.68 Triliun atau sekitar 22 % dari total penyalur KUR sebesar Rp 94 Triliun. Saya minta perbankan dan lembaga penyalur KUR untuk memperbesar porsi penyaluran KUR ke sektor Pruduktif, paling tidak setara dengan sektor pedagangan,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, dalam pidatonya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada OJK yang telah memilih Provinsi Sumbar, khususnya Kabupaten Limapuluh Kota sebagai daerah peluncuran aksi pangan, sebagai bentuk dukungan program nawa cita guna terwujudnya kedaulatan pangan. “ Kami bersyukur,  Kabupaten Limapuluh Kota dijadikan sebagai Daerah pencanangan aksi pangan, kami sangat bergembira menyambut pencanangan ini,” ujar Irwan Prayitno.

Dijelaskan Irwan Prayitno, Kabupaten Limapuluh Kota merupakan salah satu daerah tebesar penghasil gambir di Sumatera Barat, selain itu komunitas pangan juga menjadi andalan di Provinsi Sumatera Barat, untuk itu, dengan adanya Aksi Pangan ini dirinya meyakini nantinya perbankan akan membantu kehidupan petani.

Senada juga disampaikan Bupati Irfendi Arbi, dalam pidatonya, Irfendi Arbi mengucapkan terima kasih kepada OJK yang telah menjadikan Kabupaten yang dipimpinnya, sebagai daerah pencanangan aksi pangan nasional. Menurutnya, Kabupaten Limapuluh Kota yang mayoritas petani, akan sangat terbantu dengan adanya aksi pangan  yang digelar OJK di kabuapten Limapuluh Kota. 

Dijelaskan Irfendi Arbi, selain penghasil gambir terbesar di Sumbar, selama ini kabupaten Limapuluh Kota telah berhasil menerapkan pembiayaan rantai nilai di sektor pangan,menjadikan kabupaten Limapuluh Kota sentra peternakan sapi simental, serta salah satu daerah penghasil kakao terbesar. (jnd/btr)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Walikota Pariaman 2018-2023 Favorit Anda?
  Dewi Fitri Deswati - Pabrisal
  Mahyuddin - Muhammad Ridwan
  Genius Umar - Mardison Mahyuddin

Komentar Terakhir

  • Kennethliz

    wh0cd42819 <a href=http://cialis18online.us.org/>Cialis Online</a> ...

    View Article
  • Aaronpeemy

    wh0cd42819 <a href=http://levitra18.us.com/>levitra 10 mg price</a> ...

    View Article
  • BennyVog

    wh0cd42819 <a href=http://valtrex18.us.org/>valtrex tablets</a> ...

    View Article
  • Aaronpeemy

    wh0cd42819 <a href=http://prednisolone18.us.com/>prednisolone</a&g t; ...

    View Article