Ansor Sumbar: Kirab Satu Negeri di Sumbar Sukses Walau Ada Masyarakat Terprovokasi

By ari 29 Sep 2018, 14:31:43 WIBNasional

Ansor Sumbar: Kirab Satu Negeri di Sumbar Sukses Walau Ada Masyarakat Terprovokasi

Keterangan Gambar : Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Sumatera Barat, Rahmat Tuanku Sulaiman menerima bendera merah putih dari Ansor Sumatera Utara. Foto:dok.


Padang, Sitinjausumbar.com - Rangkaian kegiatan Kirab Satu Negeri (KSN) berjalan dengan baik di Sumatera Barat selama lima hari, 23-27 September 2018. Sebanyak 17 bendera merah putih yang dibawa dari Sabang Banda Aceh melintasi Provinsi Sumatera Barat, berhasil diserahkan kepada Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor di Propinsi Bengkulu.   

Demikian disampaikan Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Sumatera Barat, Rahmat Tuanku Sulaiman, Sabtu (29/9/2018) di Padang. Rahmat didampingi Sekretarisnya Bagindo Arianto menyebutkan, pada 4 titik kegiatan KSN  disambut warga antusias. Seperti   Kabupaten Pasaman  di lapangan bola Nagari Padang Gelugur  upacara serah terima 17 bendera merah putih dari tim KSN  Ansor Provinsi  Sumut ke tim KSN  Ansor Sumbar. Acara  dihadiri Wakapolres Kabupaten Pasaman,  pj. Walinagari Padang Gelugur,  kader Ansor-Banser Kabupaten pasaman dan Pasaman Barat.

“Karena adanya  penghadangan dari sekelompok ormas di perbatasan Pasaman dengan Pasaman Barat, tim KSN  Ansor Sumbar memilih  tidak melewati jalur tersebut. Karena tidak didapati kata sepakat,  kelompok yang menolak menuntut untuk tidak dibolehkan memakai atribut Ansor Banser dan atribut kirab,” tutur Rahmat,  alumni Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan, Pakandangan Kabupaten Padang Pariaman ini.

Dikatakan Rahmat, untuk menghindari gesekan, tim KSN memilih jalur  ke Pariaman. Esok harinya tim KSN Sumbar disambut Walikota Pariaman Mukhlis Rahman dengan jamuan sarapan pagi dan ramah tamah. Beliau berprinsip tidak mau menelan mentah-mentah informasi yang dihembuskan  sekelompok orang di medsos sebelum melihat langsung kegiatan KSN.

“Inilah langkah bijaksana. Sebab kelompok yang menolak  hanya ingin membuat narasi jelek  kegiatan KSN. Lalu mempublis ke medsos bahwa KSN ditolak, dihadang dan diusir. Motif mereka memang untuk membuat narasi itu, dibuatlah video memprovokasi masyarakat dengan isu agama,” ungkap Rahmat.

Menurut Rahmat, soal agama  masalah sensitif bagi masyarakat. Akibatnya banyak masyarakat  salah paham dan  terprovokasi. Bahkan untuk  ziarah ke makam Syekh Burhanuddin di Ulakan yang sudah menjadi tradisi tuanku di Padang Pariaman dan NU, juga ditolak dengan mengaitkan isu-isu lain. Yang lebih ironisnya,  mengarang berita di medsos.

“Kami mendoakan semoga yang sudah memprovokasi, membuat cerita bohong dengan narasi negatif  kegiatan KSN serta menyebarkan fitnah terbuka hatinya,” harap Rahmat.

Dikatakan, KSN di Kabupaten  Dharmasraya  dan Pesisir Selatan berjalan aman, lancar,  disambut meriah dan antusias warga setempat. “Ansor Sumbar  mengucapkan terimakasih  kepada seluruh pihak yang  ikut menyukseskan  KSN. Semoga  menjadi titik awal  menyegarkan kembali semangat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,” tambah Rahmat.

Perjalanan KSN di Sumbar memang  berliku. Tapi jadi pembelajaran bagi kita. Harapan Ansor Sumbar kepada masyarakat,  membenci sesuatu itu jangan terlalu berlebihan. Barangkali yang dibenci itu, baik buat kita dan daerah, begitu juga sebaliknya. Jangan rasa bencimu membuat hilang rasa persaudaraan. Ansor Sumbar sampaikan permohonan maaf jika selama  KSN  mengusik ketenangan, merasa terganggu. Tapi yakinlah,  KSN positif dalam menumbuhkan semangat kebangsaan dan cinta persatuan, kata Rahmat.

Berbagai tudingan, tuduhan, bullyan, fitnah,  dilekatkan pada kegiatan KSN  dan organisasi  Ansor. Semoga  jadi tabungan ibadah bagi kami. “Mohon maaf  tidak datang melayani perdebatan pada beberapa titik yang dilewati, karena massa sudah diprovokasi. Tentu sulit untuk berdialog. Karena  KSN sudah selesai, kami akan melakukan komunikasi dan klarifikasi terkait dengan isu-isu yang dihembuskan selama  KSN. Kita adalah sama,  sama hidup di Sumbar, bumi Ranah Minang, sama badunsanak,” kata Rahmat mengakhiri. (02).



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Walikota Pariaman 2018-2023 Favorit Anda?
  Dewi Fitri Deswati - Pabrisal
  Mahyuddin - Muhammad Ridwan
  Genius Umar - Mardison Mahyuddin

Komentar Terakhir

  • Speedy Cash

    easy loans <a href="https://easypayday.us.com/">easy payday</a> easy ...

    View Article
  • Payday Loan Online

    easy loan <a href="https://easypayday.us.com/">easy loans no credit ...

    View Article
  • NedLella

    buy cialis online usa <a href=http://cialischgftx.com>cialis online</a> ...

    View Article
  • A Payday Loan

    cash money loans <a href="https://loans2019.us.com/">best payday loans ...

    View Article