15 Pasang Catin Dapat Bimbingan Perkawinan Kemenag Padang Pariaman

By Armaidi 26 Okt 2017, 19:03:31 WIBGaya Hidup

15 Pasang Catin Dapat Bimbingan Perkawinan Kemenag Padang Pariaman

Keterangan Gambar :


Padangpariaman, Sitinjausumbar - Guna memberika bekal pengetahuan, pemahaman, keterampilan dan penumbuhan serta kesadaran kepada usia nikah dan Calon Pengantin (Catin) tentang kehidupan rumah tangga dan keluarga, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Padangpariaman melaksanakan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Angkatan I pada 15 pasang Catin yang telah terdaftar di KUA Kecamatan se-Kabupaten Padangpariaman. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari, 25-26 Oktober 2017 di Gedung Pertemuan FKUB Padang Pariaman, Jl. Raya Padang - Bukittinggi, KM 44, Kiambang, Nagari Lubuk Pandan, Kecamatan 2x11 Enam Lingkung, Kabupaten Padangpariaman dengan narasumber Kepala Kankemenag Kabupaten Padang Pariaman, Drs. H. Helmi, M.Ag, Kasi Bimbingan Masyarakat Islam Kankemenag Kabupaten Padangpariaman, Epi Mayardi, S.Ag dan Fasilitator Bimbingan Perkawinan Provinsi Sumatera Barat, Zulfikar, S.Ag serta tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Padangpariaman, Eva Trisna Murni.

"Perkawinan menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan adalah ikatan lahir bathin antara seorang pria dengan seorang wanita untuk membentuk sebuah keluarga yang bahagia. Bimbingan perkawinan untuk mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah wa rahmah", ungkap Kepala Kankemenag Kabupaten Padangpariaman, Drs. H. Helmi, M.Ag disaat pembukaan, Rabu (2510). 

Menurutnya, Bimwin merupakan hal yang sangat penting dan bersifat vital sebagai bekal bagi kedua calon pasangan untuk memahami secara subtansial seluk beluk kehidupan keluarga rumah tangga. 

"Jika kita lihat di Indonesia angka perceraian rata-rata secara nasional lebih kurang 200 ribu pasang per tahun atau sekitar 10 persen dari peristiwa pernikahan yang terjadi setiap tahun, maka bimbingan perkawinan merupakan salah satu solusi dan kebutuhan bagi masyarakat untuk mengurangi terjadinya krisis perkawinan yang berakhir pada perceraian", terangnya. 

Lebih jauh  Helmi memaparkan, terjadinya peningkatan angka perselisihan, perceraian dan kekerasan dalam rumah tangga yang salah satunya disebabkan oleh rendahnya pengetahuan dan pemahaman calon pengantin tentang kehidupan rumah tangga. 

"Untuk itu, Kankemenag Kabupaten Padangpariaman memandang perlu melaksanakan kegiatan bimbingan perkawinan bagi calon pengantin", tambahnya. 

Ditempat yang sama, salah seorang narasumber, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimais) Kankemenag Kabupaten Padangpariaman, Epi Mayardi, S.Ag mengatakan, kegiatan Bimwin juga bertujuan untuk mewujudkan program pemerintah dalam rangka pembinaan gerakan keluarga sakinah di Kabupaten Padangpariaman. 

"Selain untuk itu, tujuan kegiatan ini juga untuk mencegah terjadinya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)", tutupnya. (Mudawar) 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Walikota Pariaman 2018-2023 Favorit Anda?
  Dewi Fitri Deswati - Pabrisal
  Mahyuddin - Muhammad Ridwan
  Genius Umar - Mardison Mahyuddin

Komentar Terakhir

  • Freenrytriemo

    casino bonus <a href="https://bestonlinecasinoddesk.com/">bor gata online ...

    View Article
  • immancato

    free penny slots online <a href="https://onlinecasinoslotsgames.us.org/"> ...

    View Article
  • Teeptdiesedah

    play casino <a href="https://onlinecasinounit.com/">virgin online ...

    View Article
  • zoorrubrocrever

    cashman casino slots free <a href="https://onlinecasinoslotsplay.us.org/"> ...

    View Article